
UPDATEBALI.com, BADUNG – Pertemuan dengan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menjadi pengalaman berharga bagi para kandidat Duta Mutu Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI asal Bali.
Momen tersebut berlangsung dalam rangkaian kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Kantor Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) KKP Bali, Kabupaten Badung, Jumat (18/9/2026).
Dua kandidat, Komang Adhisthanaya Sarasvati Kalyani Adilananda atau Divha dan Ni Komang Larasati Kusuma Wardana, mengaku senang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Titiek Soeharto. Pertemuan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperluas wawasan mengenai sektor kelautan dan perikanan.
Divha mengatakan, banyak pengetahuan baru yang diperolehnya dari kesempatan tersebut, khususnya mengenai mutu hasil perikanan dan potensi hasil laut.
“Senang berkesempatan bisa bertemu dengan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. Kami banyak belajar tentang mutu ikan, rumput laut yang bisa menjadi pupuk cair, dan banyak hal yang berkaitan dengan ikan,” ujar Divha.

Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya menambah pengetahuan mengenai produk kelautan dan perikanan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda agar semakin mengenal dan peduli terhadap potensi kelautan Indonesia.
Divha menjelaskan, dari sebanyak 64 Kids dan Duta Maritim Bali yang selama ini mendapatkan pembinaan dari Forum Maritim Bali (FMB), sebanyak 10 orang mendapat kesempatan menjadi kandidat Duta Mutu Ikan KKP RI.
Kesepuluh kandidat tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan proses hingga penobatan sebagai Duta Mutu Ikan oleh Kepala BPPMHKP KKP RI.
“Dari 64 Kids dan Duta Maritim Bali yang dibina Forum Maritim Bali, ada 10 orang yang menjadi kandidat Duta Mutu Ikan KKP RI. Nantinya akan ada proses sampai penobatan Duta Mutu Ikan oleh Kepala BPPMHKP KKP RI,” jelasnya.
Sepuluh kandidat Duta Mutu Ikan tersebut yakni Ni Komang Larasati Kusuma Wardana, Ni Putu Esa Indah Swari, Komang Adhisthanaya Sarasvati Kalyani Adilananda (Divha), Dafta Dirga Arthanabil Huda, Dodavan Nathan, Ni Luh Ayu Kiran Wulandari, Anak Agung Sangung Melodiva Kirana Pribadi, Ni Nyoman Bubung Gayatri, Clara Alexandra, dan Ni Nyoman Novi Trisna Dewi.
Divha menilai keterlibatan mereka dalam program tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mengenalkan pentingnya mutu hasil perikanan kepada generasi muda.
“Kami tentunya senang mendapat kesempatan ini. Selain belajar tentang mutu ikan, kami juga mendapat banyak pengetahuan mengenai potensi rumput laut yang bisa diolah menjadi pupuk cair dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan ikan. Pengalaman ini juga menjadi bagian dari proses membentuk karakter kami sebagai generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Ni Komang Larasati Kusuma Wardana mengatakan kesempatan bertemu dan belajar langsung dalam rangkaian kunjungan tersebut menjadi pengalaman penting bagi dirinya sebagai kandidat Duta Mutu Ikan.
Ia melihat sektor perikanan memiliki potensi yang luas untuk dikembangkan. Potensi tersebut, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan konsumsi ikan, tetapi juga inovasi dan pemanfaatan berbagai hasil laut agar memiliki nilai tambah.
Pengalaman bertemu dengan para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan itu diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kandidat untuk menjalankan peran sebagai generasi muda yang ikut mengenalkan pentingnya mutu, keamanan, serta pemanfaatan hasil perikanan secara berkelanjutan. (dy/updatebali)


