UPDATEBALI.com, TABANAN – Sebagai bagian dari rangkaian Bungan Desa, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Ketua TP PKK Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menggelar “kantor lapangan” di Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Selasa 8 Juli 2025.
Fokus utama kunjungan adalah memperkuat ketahanan pangan lewat pertanian jagung dan memastikan angka stunting tetap rendah.
Rombongan dipadati anggota DPRD asal Seltim, Sekda, pejabat OPD, petani, serta anak PAUD dan TK. Diawali peninjauan empat keluarga yang sebelumnya tercatat rawan stunting, Bunda PAUD Ny. Rai Wahyuni menyerahkan:
- 80 paket makanan bergizi (susu, buah, telur, biskuit) untuk anak TK
- Buku bacaan guna mendongkrak literasi sejak dini
Di Subak Penarukan, Bupati dan rombongan menanam jagung seluas 88 hektar, menegaskan jagung sebagai komoditas strategis untuk ketahanan pangan dan pakan ternak.
Layanan publik—mulai posyandu, pemeriksaan kesehatan, hingga layanan pajak—dibawa langsung ke Wantilan Banjar Babakan Anyar. Di lokasi kelompok ternak sapi, diserahkan pakan, vaksin PMK, spray kandang, dan eartag. Angka stunting di Desa Mambang kini di bawah 3%.
“Dengan hadirnya kantor desa keliling, semoga stunting bisa nol,” ujar Bupati Sanjaya.
Ia juga memperkenalkan Samara Ratih, edukasi pra-nikah terpadu yang memadukan dokumen kependudukan, medis, dan adat, demi mewujudkan keluarga sehat bebas stunting.
Bupati Sanjaya memuji inovasi warga dalam budidaya jagung, sekaligus mengajak akademisi dan pemerintah menjaga lingkungan.
“Gotong royong dan kelestarian alam mutlak untuk desa maju,” imbuhnya.
Bunda Rai menambahkan “Ibu-ibu PKK mari giat bertani—ekonomi keluarga dan pangan kita akan kian kuat.”
Kepala Desa Mambang I Made Astra Adnyana menyatakan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah, terutama pada 251 hektar sawah dan subak yang menjadikan jagung ikon desa. Menutup kunjungan, Bupati bergotong royong bersih-bersih lingkungan sambil menyerukan pengurangan plastik dan penerapan teba modern. “Bersatu kita kuat, wujudkan Tabanan Era Baru yang aman, unggul, dan madani!”.(den/ub)





