Bali Jadi Contoh Nasional Pengembangan PLTS Atap, PLN Icon Plus Apresiasi Dukungan Gubernur Koster

0
271
Direktur PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, menyebut Provinsi Bali daerah paling siap menerapkan energi terbarukan melalui PLTS Atap.
Direktur PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, menyebut Provinsi Bali daerah paling siap menerapkan energi terbarukan melalui PLTS Atap. Sumber foto: Humas Pemprov Bali

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi, menyebut Provinsi Bali sebagai daerah paling siap menerapkan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.

Kesiapan ini dinilai dari segi regulasi dan visi pembangunan yang sejalan dengan arah pengembangan energi bersih di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Ari saat memberikan pemaparan dalam acara sosialisasi program pemanfaatan PLTS Atap di Gedung Ksiramawa Art Center, Denpasar, pada Kamis, 15 Mei 2025.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain, Bali memiliki komitmen kuat serta regulasi yang mendukung pengembangan PLTS Atap, baik untuk sektor rumah tangga maupun bisnis. Di sinilah PLN Icon Plus hadir untuk memberikan dukungan secara bertahap,” ungkapnya.

Baca Juga:  Musorprov KONI Bali Jadi Titik Balik, Gubernur Koster Minta Fokus pada Cabor Potensi Lokal

Ari menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam mengakselerasi pemanfaatan energi bersih. Menurutnya, Bali memiliki keunggulan karena sudah mengadopsi pendekatan berkelanjutan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Kami mengacu pada arahan Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster. Visi pembangunan Bali sangat sejalan dengan upaya PLN Icon Plus dalam menciptakan solusi energi yang bersih, berkelanjutan, dan harmonis dengan alam,” jelasnya.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dorong Bali Jadi Simbol Energi Ramah Lingkungan Indonesia

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali atas dukungannya terhadap sosialisasi dan pengembangan energi terbarukan, khususnya PLTS Atap. Ari menegaskan bahwa pihaknya siap memastikan kesiapan sistem kelistrikan PLN dalam mengelola fluktuasi daya dari energi surya.

“Berbeda dengan energi fosil, energi surya memerlukan sistem yang adaptif terhadap perubahan intensitas cahaya. Oleh karena itu, kami tengah mengembangkan Smart PV Rooftop serta sistem penyimpanan energi berbasis baterai (Battery Energy Storage System/BESS) yang terintegrasi dengan jaringan pintar PLN,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Sedana Arta Terima Kunjungan Dewan BRIN di Desa Selulung Kintamani

Ia menambahkan, pengelolaan PLTS Atap harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi instalasi namun juga dari kesiapan sistem PLN dalam mendukung lonjakan dan penurunan pasokan listrik dari energi surya.

Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Bali, jajaran PLN Bali, serta perwakilan dari sektor usaha seperti hotel, pusat perbelanjaan, villa, dan rumah sakit. Selain itu, hadir pula Tim Percepatan PLTS Atap yang dipimpin oleh Prof. Ida Ayu Dwi Giriantari sebagai narasumber.(yud/ub)