Astra Motor Bali Dukung Operasi Keselamatan Agung 2026, Ajak Masyarakat Terapkan Perilaku Berkendara Aman

0
219
Astra Motor Bali mendukung Operasi Keselamatan Agung 2026 dengan mengajak masyarakat menerapkan perilaku berkendara aman dan bertanggung jawab untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Astra Motor Bali mendukung Operasi Keselamatan Agung 2026 dengan mengajak masyarakat menerapkan perilaku berkendara aman dan bertanggung jawab untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Sumber foto : Astra Motor Bali

UPDATEBALI.com, DENPASARAstra Motor Bali menegaskan komitmennya dalam menciptakan budaya keselamatan berkendara di jalan raya, seiring dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026.

Melalui edukasi berkelanjutan, perusahaan ini mengajak masyarakat untuk disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Operasi Keselamatan Agung 2026 menitikberatkan pada penindakan dan pencegahan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

Sasaran utama operasi ini meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm atau sabuk keselamatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat berkendara, serta berbagai perilaku berisiko lainnya.

Baca Juga:  Lepas Ratusan Riders, Bupati Sanjaya Berharap Mampu Geliatkan Sektor Pariwisata di Tabanan

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menekankan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat ada operasi kepolisian.

“Keselamatan berkendara harus dimulai dari kesadaran diri. Dengan menerapkan perilaku aman dan bertanggung jawab setiap hari, risiko kecelakaan dapat diminimalisir. Prinsip #Cari_aman perlu menjadi bagian dari gaya hidup berkendara masyarakat,” jelas Yosepth.

Baca Juga:  BI Bali Dukung Budaya Literasi, Kearifan Lokal, dan Keseimbangan Hidup dalam World Book Day 2025

Berdasarkan evaluasi Astra Motor Bali, enam perilaku pengendara yang sering menjadi penyebab kecelakaan adalah:

  1. Ceroboh terhadap kondisi lalu lintas di depan

  2. Tidak menjaga jarak aman

  3. Berkendara melebihi batas kecepatan

  4. Ceroboh saat berbelok

  5. Ceroboh saat mendahului

  6. Berkendara dalam kondisi kelelahan

Untuk mencegah kecelakaan, Astra Motor Bali membagikan beberapa tips berkendara aman, antara lain memastikan kondisi jasmani dan rohani dalam keadaan baik, kelengkapan surat kendaraan, penggunaan riding gear standar, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima.

Baca Juga:  Honda Stylo Vietnam Style Karya Brian Minandi Raih Dua Gelar di HMC 2025 Bali

Pengendara juga diimbau menerapkan prinsip #Cari_aman, melakukan prediksi bahaya, tetap fokus, dan menggunakan teknik pengereman yang tepat dengan kombinasi rem depan dan belakang.

Melalui dukungan terhadap Operasi Keselamatan Agung 2026 dan berbagai program edukasi safety riding, Astra Motor Bali berharap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas serta membentuk budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di Bali.(den/ub)