spot_img
BerandaNewsApa Kelebihan dan Kekurangan dari Kampas Rem Berbahan Sintered?

Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Kampas Rem Berbahan Sintered?

 

UPDATEBALI.comJAKARTA – Kampas rem sintered terbuat dari bahan bubuk besi, yang dicampur dengan material lainnya, seperti karbon dan grafit.

CEO Elig Indonesia Effendy Tirta Jaya menjelaskan bahwa dibanding kampas rem jenis lainnya, kampas rem berbahan sintered memiliki keunggulan dan kualitas yang baik.

"Kampas rem sintered cocok di segala kondisi berkendara, daya pengereman lebih responsif, usia dan ketahanan paling tinggi dibanding kampas rem lain. Selain itu performa juga tetap maksimal di suhu temperatur tinggi," ujar pria yang akrab disapa Akang tersebut dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu, 12 Februari 2023.

Kampas rem berbahan sintered diklaim memiliki performa yang baik walaupun pada kondisi suhu ekstrem sekalipun. Bahkan pada kondisi basah, kampas rem jenis ini tetap mampu memberikan performa pengereman yang baik.

Baca Juga:  Dinkes Gianyar Prioritas VAR untuk Gigitan Anjing yang Terindikasi Rabies

Akang mengatakan saat ini mulai banyak konsumen yang beralih menggunakan kampas rem sintered. Namun, mengaplikasikan kampas rem sintered di kendaraan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Perlu diketahui, sistem pengereman mengonversi energi gerak menjadi energi panas yang dihasilkan dari gesekan cakram atau tromol dengan kampas rem dan keausan akan timbul pada kedua material tersebut. Pada kinerja sistem pengereman, gesekan tidak dapat dihindarkan sehingga harus mengorbankan salah satu komponen.

{bbbanner}

Akang mengatakan, ketika ingin memasang kampas rem berbahan sintered maka pengguna wajib meningkatkan kualitas piringan cakram.

"Sering terjadi piringannya biasa bawaan original (pabrikan), kampasnya sintered. Saat pemakaian sedikit di luar normal dikhawatirkan piringannya tidak memadai. Kemungkinan piringannya bengkok akibat panas," kata dia.

Baca Juga:  Lomba Mancing Belawan Kumpulkan Dana Pura, Wabup Badung Apresiasi Semangat Kebersamaan Warga

Hal kedua yang juga perlu diperhatikan adalah tidak memasang piringan bekas dengan kampas rem sintered, meskipun piringan bekas tersebut adalah produk premium.

"Piringan ini juga tidak disarankan karena saat piringan sudah digunakan pakai kampas rem standar, maka piringannya sudah kena lapisan karbon, efek kampas standar tadi. Jadi walaupun dipasang sintered kinerja tetap tidak akan maksimal. Tetap harus cari piringan yang gradenya sesuai," ucap Akang.

Elig Brake saat ini memasarkan produk kampas rem berbahan sintered yang cocok digunakan untuk kendaraan berperforma tinggi.

Baca Juga:  Simak Ini Kecanggihan Samsung Galaxy Tab A7 Lite Versi WiFi

Produk kampas rem Elig dibuat dengan formulasi EFT (Elig Friction Technology) yang lahir dari penggabungan tiga negara yakni Jepang, Amerika Serikat, dan Taiwan.

Selain kampas rem berbahan sintered dan keramik, Elig juga bermain di produk sepatu rem, kampas kopling ganda, kaliper rem, dan produk sejenis lainnya.

Rentang produk Elig mencakup kendaraan roda dua dan roda empat serta untuk penggunaan harian maupun balap.

Saat ini, Elig Indonesia menawarkan produk seperti Elig Car Brake Pads, Elig Motorcycle Brake Pads, Elig S Plus, Elig Sports, Elig Sports Plus, dan Elig Racing.(ub/antara)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments