Aksi Bersih Jelang Tumpek Wayang, Bupati Satria Ingatkan Tanggung Jawab Jaga Lingkungan

0
29
Bupati Klungkung I Made Satria memimpin aksi bersih sampah plastik di kawasan PKB dan Sungai Unda dalam rangka memperingati Tumpek Wayang serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Bupati Klungkung I Made Satria memimpin aksi bersih sampah plastik di kawasan PKB dan Sungai Unda dalam rangka memperingati Tumpek Wayang serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Sumber foto : Humas Klungkung/updatebali

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Bupati Klungkung I Made Satria memimpin langsung kegiatan Aksi Bersih Sampah Plastik di kawasan Jembatan Merah Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Tangkas, Klungkung, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor: B.24.000/4606/SEKRET/DKLH tentang Peringatan Hari Raya Tumpek Wayang.

Aksi kebersihan ini turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Penjabat (Pj.) Sekda Klungkung I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya, jajaran Forkopimda Klungkung, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Baca Juga:  Sidak PPKM Level IV, Tim Yustisi   Denpasar Tertibkan 9 Orang Pelanggar

Dalam kegiatan tersebut, area pembersihan dibagi menjadi dua wilayah kerja, yakni Kapling I di sisi timur dan Kapling II di sisi barat. Ratusan pegawai bersama-sama membersihkan dan mengumpulkan sampah plastik di sepanjang tepi aliran Sungai Unda serta kawasan jogging track Desa Tangkas.

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan tersebut. Menurutnya, aksi bersih sungai memiliki makna penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:  Bupati Satria Pastikan Penataan Pura Watu Klotok dan Pura Puseh Sari Swelagiri Berjalan Optimal

“Kegiatan bersih sungai hari ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan investasi untuk kesehatan dan masa depan kita bersama. Seperti pesan yang sering kita gaungkan: kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, melainkan meminjamnya dari anak cucu kita,” ujar Bupati Satria.

Bupati Satria menegaskan, menjaga kebersihan sungai merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah maupun petugas kebersihan.

Baca Juga:  Perkuat Kebersihan Destinasi Wisata, Jembrana Libatkan Aparat dan Warga dalam Satgas Pantai

“Melalui momen ini, mari kita bulatkan niat dan tekad mulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil. Mulai sekarang, jadikan sungai di lingkungan kita bersih, jernih, dan memberi manfaat bagi semua. Terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi, semoga aksi ini menjadi inspirasi untuk gerakan positif yang lebih luas di masa depan,” pungkasnya.(yud/updatebali)