1.120 Pelari Semarakkan Singaraja Run 2026, Dorong Sport Tourism Lewat Rute Kota Tua

0
168
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, membuka Singaraja Run 2026 yang diikuti 1.120 peserta sebagai ajang olahraga sekaligus promosi sport tourism daerah.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, membuka Singaraja Run 2026 yang diikuti 1.120 peserta sebagai ajang olahraga sekaligus promosi sport tourism daerah. Sumber foto : Komnifosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja kian meriah dengan digelarnya Singaraja Run 2026.

Ajang lari sejauh 5 kilometer ini sukses menarik 1.120 peserta yang turut meramaikan kegiatan sekaligus mempromosikan potensi sport tourism di Bali Utara.

Event ini tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan pesona Kota Singaraja sebagai kota tua yang kaya nilai sejarah. Para pelari diajak menyusuri rute ikonik yang menampilkan wajah klasik kota, dimulai dan berakhir di Pelabuhan Buleleng.

Sepanjang lintasan, peserta melintasi sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Letkol Wisnu, Jalan Ngurah Rai, Jalan Udayana, Jalan Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Erlangga.

Baca Juga:  Jelang HUT ke-419 Kota Singaraja, Pemkab Buleleng Siapkan Pesta dengan Melibatkan 40 UMKM

Rute ini menghadirkan pengalaman unik dengan suguhan panorama kota bersejarah yang menjadi identitas Singaraja.

Peserta yang ambil bagian berasal dari seluruh kabupaten di Bali, dengan dominasi pelari dari Buleleng. Namun, antusiasme juga datang dari luar daerah bahkan wisatawan mancanegara, menandakan Singaraja Run memiliki daya tarik yang terus berkembang dan berpotensi menjadi event bertaraf internasional.

Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, mengaku antusiasme peserta di luar perkiraan. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus memperkuat daya saing daerah melalui konsep sport tourism.

Baca Juga:  Teater Keliling Tampilkan Cerita Rakyat Bali Calonarang di Lima Kota

“Ini luar biasa. Semua kalangan hadir, dari anak-anak hingga dewasa, bahkan peserta dari luar Bali dan wisatawan asing ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan potensi besar event ini ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah, seiring upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini pula, pemerintah ingin menegaskan bahwa Singaraja memiliki rute lari yang eksotis dengan perpaduan nilai sejarah, budaya, dan keramahan masyarakat.

Ke depan, Singaraja Run direncanakan menjadi agenda rutin, terlebih setelah revitalisasi kawasan Pelabuhan Tua rampung.

Baca Juga:  Pertama, Jurnalis Djoko Moeljono Raih ‘ITLS Award 2025’ dari IHGMA Bali

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan masyarakat. Seluruh peserta dari berbagai latar belakang tampak menyatu dalam semangat yang sama di garis start hingga finish.

Untuk menambah semarak, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp17 juta, baik untuk para juara maupun hadiah hiburan. Fasilitas pendukung seperti water station juga disiapkan di beberapa titik guna menjaga kenyamanan dan keselamatan peserta.

Dengan konsep rute yang menarik dan sarat nilai historis, Singaraja Run 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda sekaligus memperkuat posisi Buleleng sebagai destinasi unggulan sport tourism di Bali.(adv/ub)