
UPDATEBALI,com, JEMBRANA – Senyum sumringah terlihat di wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyaksikan warung kecilnya yang kini tampak lebih layak dan bersih pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selama bertahun-tahun, warungnya di Desa Tegalbadeng Barat hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah, sering bocor saat hujan. Namun melalui program “Bedah Warung”, kondisi warungnya kini berubah total.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, yang bertujuan memperkuat UMKM lokal agar lebih berkembang.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, hadir meresmikan program ini dan menekankan pentingnya mendukung warung-warung tradisional agar mampu bersaing dengan toko modern.
“Kami berharap program Bedah Warung dapat menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” ujar Bupati Kembang, didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.
Bupati Kembang juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemkab Jembrana berencana memberikan pembinaan dan pendampingan bagi para pemilik warung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Pendampingan ini mencakup penataan produk, pencahayaan, manajemen produk kedaluwarsa, pemilihan distributor, hingga akses permodalan melalui perbankan.
Selain warung milik Ni Luh Sandat, program serupa juga telah dijalankan untuk warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, hasil kolaborasi dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo. Program ini diharapkan mendorong pertumbuhan UMKM lokal dan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.(yud/ub)


