Jadi Responden SNLIK 2026, Wabup Klungkung Dukung Pengukuran Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional

0
163
Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menjadi responden Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 untuk mengukur literasi dan penggunaan produk keuangan masyarakat.
Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menjadi responden Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 untuk mengukur literasi dan penggunaan produk keuangan masyarakat. Sumber foto : Humas Klungkung

UPDATEBALI.com, KLUNGKUNGWakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menjalani pendataan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 di rumah dinasnya, Rabu, 11 Februari 2026.

Survei tersebut merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS).

OJK Bali melalui I Gusti Bagus Wijaya menjelaskan bahwa pendataan lapangan SNLIK dilaksanakan pada 4–18 Februari 2026. Secara kebetulan, keluarga Wakil Bupati Klungkung terpilih sebagai responden, dengan putri beliau menjadi responden akhir dalam proses pendataan tersebut.

Baca Juga:  MPLS Ramah Dimulai, Pemkab Buleleng Tekankan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan

Survei SNLIK bertujuan untuk mengukur tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Literasi keuangan mencakup pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap produk jasa keuangan seperti perbankan, asuransi, dan layanan keuangan lainnya, sedangkan inklusi keuangan mengukur tingkat penggunaan produk jasa keuangan seperti tabungan, deposito, giro, serta layanan keuangan lainnya.

Di Kabupaten Klungkung, keluarga Wakil Bupati menjadi bagian dari total 210 kepala keluarga yang ditetapkan sebagai responden survei tahun ini.

Baca Juga:  Cerdas Bertransaksi di Era Digital, OJK Libatkan 1.000 Perempuan dalam Edukasi Keuangan

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program nasional tersebut dengan menerima petugas survei secara baik.

“Demi keberhasilan program nasional ini saya berharapan kepada masyarakat supaya menerima petugas responden dengan baik, mari kita sukseskan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026,” ujarnya.

Baca Juga:  OJK Bali Luncurkan Buku Seri Literasi Keuangan untuk Anak Usia Dini

Melalui pelaksanaan SNLIK, diharapkan pemerintah memperoleh data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan peningkatan literasi serta akses masyarakat terhadap layanan keuangan di berbagai daerah.(yud/ub)