UPDATEBALI.com, BULELENG — Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan set seragam kepada pecalang dari 14 banjar adat di wilayah Desa Adat Buleleng, Sabtu, 7 Februari 2026.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Setra Desa Adat Buleleng tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat pecalang dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah adat.
Bantuan yang disalurkan melalui Perumda Kerta Bali Saguna itu memiliki nilai anggaran lebih dari Rp200 juta dan diberikan kepada sebanyak 503 pecalang yang bertugas di wewidangan Desa Adat Buleleng.
Bupati Sutjidra menyampaikan, bantuan seragam tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi yang diajukan Desa Adat Buleleng pada tahun sebelumnya. Ia berharap dukungan ini dapat menjadi pemicu peningkatan motivasi pecalang sebagai garda pengamanan desa adat.
“Bantuan itu merupakan jawaban dari audiensi yang dilakukan Desa Adat Buleleng pada tahun lalu,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa peran pecalang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali, terutama dalam situasi tertentu yang membutuhkan dukungan pengamanan di luar institusi TNI dan Polri.
Menurutnya, kontribusi pecalang selama ini sangat besar bagi keberlangsungan desa adat.
“Kontribusinya untuk Bali sangat besar. Untuk itu rencananya pemerintah akan memberikan kesejahteraan untuk pecalang untuk memperkuat keberadaan desa adat di Bali,” ujar Gubernur Koster.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Kusuma Putra, Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Ni Kadek Turkini, Camat Buleleng, serta para pecalang dari 14 banjar adat di lingkungan Desa Adat Buleleng.(adv/ub)





