Perencanaan Partisipatif Menguat, Musrenbang Kecamatan Bangli Matangkan Arah Pembangunan 2027

0
167
Kecamatan Bangli menggelar Musrenbang RKPD 2027 guna merumuskan arah pembangunan yang selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat.
Kecamatan Bangli menggelar Musrenbang RKPD 2027 guna merumuskan arah pembangunan yang selaras dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Sumber foto : Humas Bangli

UPDATEBALI.com, BANGLI — Kecamatan Bangli menegaskan komitmennya memprioritaskan kebutuhan masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar Selasa, 3 Februari 2026 di Glamping Cager 5758, Desa Penglipuran.

Camat Bangli, Sang Made Dwipayana, menekankan bahwa Musrenbang menjadi ruang strategis untuk memastikan arah pembangunan benar-benar berangkat dari aspirasi warga desa dan kelurahan. Menurutnya, perencanaan yang efektif adalah perencanaan yang mampu menjawab persoalan riil masyarakat.

“Tujuan kami adalah menciptakan rencana pembangunan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Dengan mendengarkan suara warga, kita dapat memastikan program yang dirancang memberikan dampak nyata dan positif,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU dan Bawaslu Didesak Tindak Tegas Pemasangan Baliho yang Merusak Keindahan Bali

Musrenbang RKPD Kecamatan Bangli 2027 dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya anggota DPRD Dapil I Bangli, perwakilan Kapolsek dan Danramil, Badan Pusat Statistik (BPS), perangkat daerah terkait, para Perbekel dan Lurah, MDA Kecamatan, PHDI Kecamatan, TP PKK Kecamatan, TP Posyandu Kecamatan, serta perwakilan forum pemuda. Kehadiran lintas unsur ini memperkaya diskusi dan memperkuat semangat kolaborasi.

Baca Juga:  Presiden akan Sampaikan Langsung Santunan Korban Tragedi Kanjuruhan

Fokus utama forum adalah peninjauan serta penetapan prioritas usulan pembangunan yang sebelumnya dihimpun melalui Musrenbang tingkat desa. Dari total 263 usulan awal, disepakati 23 usulan prioritas untuk diusulkan ke Musrenbang tingkat kabupaten.

Usulan tersebut mencakup beragam sektor strategis, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi, yang mencerminkan kebutuhan masyarakat Bangli secara komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Bappeda Litbang Kabupaten Bangli memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.

Paparan ini menjadi rujukan bagi peserta Musrenbang dalam menyelaraskan usulan kecamatan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Bangli. Camat Dwipayana kemudian menyampaikan hasil konsolidasi Musrenbang desa sebagai dasar pembahasan lanjutan yang lebih terfokus.

Baca Juga:  Bupati Kembang Hartawan Tinjau Proyek Jalan Banyubiru, Pastikan Infrastruktur Berkualitas untuk Masyarakat

Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kecamatan Bangli 2027 menjadi wujud nyata komitmen pemerintah kecamatan terhadap perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dengan mengedepankan aspirasi warga serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, Kecamatan Bangli diharapkan mampu mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(yud/ub)