UPDATEBALI.com, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli bersama DPRD Bangli menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Selasa 28 Oktober 2025, menandai tonggak penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, hadir memberikan Pendapat Akhir Bupati. Ia menekankan bahwa persetujuan APBD 2026 merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara eksekutif dan legislatif.
“Perbedaan pendapat adalah warna dalam proses pengambilan keputusan. Yang terpenting, kita jadikan perbedaan itu sebagai tali pengikat untuk membangun Bangli yang lebih baik,” ujarnya.
Ranperda APBD TA 2026 telah melewati pembahasan intensif sejak disampaikan Bupati pada 20 Oktober 2025. DPRD Bangli aktif mengevaluasi setiap detail anggaran melalui dialog konstruktif, mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan visi pembangunan daerah.
Persetujuan Ranperda dituangkan dalam Keputusan DPRD Kabupaten Bangli Nomor B 100.3.3/13/DF/DPRD, mulai berlaku sejak ditetapkan pada 28 Oktober 2025. Keputusan ini sesuai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang menegaskan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Dalam pidatonya, Bupati Sedana Arta menyatakan, APBD bukan sekadar angka, tetapi harapan. Harapan untuk pembangunan, perubahan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Bangli. APBD 2026 diharapkan menjadi penggerak pembangunan sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, dokumen APBD 2026 akan diserahkan kepada Gubernur Bali untuk evaluasi dan verifikasi. Bupati berharap proses tersebut berjalan lancar agar anggaran dapat segera diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Disahkannya APBD 2026 menegaskan komitmen Pemkab Bangli dan DPRD untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Sinergi legislatif-eksekutif ini diharapkan terus berlanjut, menjadikan Bangli lebih maju dan siap menghadapi tantangan masa depan.(yud/ub)





