Bupati Adi Arnawa Pimpin Rapat Proyeksi PAD 2027, Targetkan Pendapatan hingga Rp10 Triliun

0
274
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta memimpin Rapat Pembahasan Proyeksi PAD Tahun 2027 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (26/1).
Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta memimpin Rapat Pembahasan Proyeksi PAD Tahun 2027 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (26/1). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNGBupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Rapat Pembahasan Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2027 sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung Tahun 2027.

Rapat strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin, 26 Januari 2026.

Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa proyeksi PAD merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan daerah ke depan.

Penyusunan RKPD 2027 mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Wilayah yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Mendukung Pariwisata Badung yang Berkualitas dan Investasi yang Berdaya Saing.”

Baca Juga:  Bupati Badung Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas Perubahan APBD 2024

Menurutnya, ketepatan dalam memproyeksikan pendapatan daerah akan sangat menentukan kualitas perencanaan pembangunan dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.

“Melihat target PAD Tahun 2026 yang terpasang sebesar Rp9,5 triliun, saya berharap pada Tahun 2027 PAD Kabupaten Badung dapat meningkat di kisaran Rp9,5 triliun hingga Rp10 triliun,” tegas Adi Arnawa.

Bupati juga menyoroti draf awal proyeksi PAD yang disusun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung, yang mematok angka Rp9,022 triliun.

Baca Juga:  Haturkan Bhakti Penganyaran, Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk tidak terpaku pada angka tersebut, melainkan melakukan terobosan, inovasi, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menggali potensi pendapatan daerah secara optimal.

“Seluruh OPD harus mampu melihat potensi yang ada, tentu dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi. Estimasi PAD yang tepat akan menentukan kualitas penyusunan APBD 2027 yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Badung,” imbuhnya.

Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan pandangan antar perangkat daerah dalam merumuskan target pendapatan yang realistis namun progresif, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Badung yang berorientasi pada peningkatan kualitas infrastruktur, pariwisata berkelanjutan, serta iklim investasi yang kompetitif.

Baca Juga:  Peringati Hari Koperasi ke-77, Sekda Badung Lepas Peserta Jalan Santai

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung IB. Surya Suamba, Kepala Bappeda Badung Made Wira Dharmajaya, serta jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.(den/ub)