UPDATEBALI.com, DENPASAR – PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Predikat Emas dalam Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) untuk DCC Server Bali.
Penilaian yang berlangsung pada 25–27 Agustus 2025 ini menjadi bukti komitmen PLN dalam menjaga keamanan aset, infrastruktur, serta operasional kelistrikan guna memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.
Proses audit yang berlangsung tiga hari ini dibuka di Ruang Rapat Bougenville Kantor PLN UID Bali dan dihadiri oleh Direktur PamObvit Polri, Brigjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM bersama jajaran Tim Audit Implementasi SMP Baharkam Polri. Turut hadir pula Vice President Keamanan PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Detty Alviani, General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PLN, serta tim implementasi SMP UID Bali.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menekankan bahwa audit ini sangat penting untuk memperkuat keandalan listrik di Bali.
“Kami berkomitmen menjalankan sistem pengamanan sesuai regulasi yang berlaku. Dengan capaian predikat Emas, kami yakin layanan listrik bagi pelanggan semakin terjamin dari sisi keamanan maupun keberlanjutan,” jelasnya pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Sementara itu, Direktur PamObvit Polri, Brigjen Pol Suhendri, memberikan apresiasi tinggi kepada PLN atas konsistensinya dalam mengimplementasikan SMP sejak 2022 hingga kini.
“Pengamanan Obvitnas bukan hanya soal regulasi, melainkan investasi strategis untuk melindungi layanan publik dari potensi ancaman. Upaya PLN patut dijadikan contoh bagi lembaga lain,” ungkapnya.
Audit dilakukan melalui serangkaian kegiatan seperti pemaparan implementasi SMP oleh UP2D Bali, pengecekan sarana keamanan (CCTV, sistem kontrol akses, hingga perangkat pengawasan lainnya), wawancara dengan personel pengamanan, serta telaah SOP dan dokumen pendukung.
Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menyampaikan rasa bangga atas capaian ini.
“Predikat Emas menjadi bukti nyata bahwa standar pengamanan kami sudah sesuai regulasi. Namun, tantangan ke depan tetap ada, sehingga kami akan terus melakukan peningkatan demi memberikan pelayanan listrik yang aman, andal, dan berkesinambungan,” jelasnya.
Pencapaian ini sejalan dengan implementasi Perpol Nomor 7 Tahun 2019 tentang pengamanan Obvitnas, sekaligus mempertegas komitmen PLN UP2D Bali untuk terus adaptif dalam menghadapi risiko dan dinamika kebutuhan pengamanan ke depan.(yud/ub)





