Pertamina Hadirkan Skizopreneur, Dorong Penyintas Skizofrenia Mandiri dan Produktif

0
146
Wawali Arya Wibawa, meresmikan usaha cuci motor salju di Rumah Berdaya sebagai bagian dari Program Skizopreneur yang digagas Pertamina untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan penyintas skizofrenia.
Wawali Arya Wibawa, meresmikan usaha cuci motor salju di Rumah Berdaya sebagai bagian dari Program Skizopreneur yang digagas Pertamina untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan penyintas skizofrenia. Sumber foto : Pertamina

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Fuel Terminal Sanggaran meluncurkan program terbaru Skizopreneur, berupa layanan Cuci Motor Salju, sebagai wujud nyata tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dalam pemberdayaan penyandang disabilitas mental, khususnya Orang Dengan Skizofrenia (ODS).

Program ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu, 20 Agustus 2025, di Rumah Berdaya Denpasar.

Seremoni peresmian dihadiri Wakil Walikota Denpasar, Kepala Dinas Provinsi Bali, Kepala Dinas Kota Denpasar, perwakilan KPSI Bali, Direktur Yayasan Dompet Sosial Madani, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, delegasi dari Laamu Atoll Council Maldives, Fuel Terminal Manager Sanggaran, serta tim CSR Pertamina Patra Niaga.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace: Bali Jadi Destinasi Wisata yang Membahagiakan

Program Skizopreneur telah berjalan sejak 2022 dengan fokus pada pelatihan dan produksi dupa Arusaji, dan kini diperluas dengan usaha cuci motor salju.

Skizopreneur bertujuan membangun keterampilan, pemberdayaan ekonomi produktif, serta memperkuat rasa percaya diri dan tujuan hidup ODS, sekaligus menghapus stigma negatif di masyarakat.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyambut baik kolaborasi Pertamina dan Dinas Sosial Kota Denpasar.

“Skizopreneur merupakan program inklusi unggulan yang mendorong kemandirian wirausaha penyintas skizofrenia agar semakin berdaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Mangku Pastika Minta Masyarakat Bali jaga Lembaga Perkreditan Desa

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menjelaskan, Rumah Berdaya kini berkembang menjadi ruang kreativitas dan pemberdayaan bagi penyintas skizofrenia, yang juga menjadi magnet bagi masyarakat, akademisi, komunitas, dan perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri. Saat ini, program ini melibatkan 27 penerima manfaat langsung.

Fuel Terminal Manager Sanggaran, Muhammad Riduansyah, menekankan bahwa Skizopreneur bertujuan memberikan ruang inklusi bagi ODS, menunjukkan bahwa mereka mampu mandiri, produktif, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan, ODS difasilitasi untuk terlibat langsung dalam kegiatan usaha yang terarah, termasuk produksi dupa Arusaji dan usaha cuci motor salju.

Baca Juga:  Bupati Tabanan, Pasar Murah Bantu Stabilkan Harga dan Tekan Inflasi

Kegiatan ini sekaligus menjadi media terapi rehabilitasi yang bermanfaat meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kualitas hidup penyintas.

Ahad menegaskan, melalui Skizopreneur, Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Sanggaran menegaskan komitmennya melaksanakan program TJSL berdampak nyata, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, pekerjaan layak, pengurangan kesenjangan, serta kesehatan dan kesejahteraan.(yud/ub)