UPDATEBALI.com, BULELENG – Bus tabrak truk mogok di Kilometer 16,3 Jalan Singaraja – Denpasar tepatnya di Wilayah Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Rabu 16 Juli 2025, sekitar pukul 22.30 Wita.
Akibatnya sopir truk meninggal dunia gara – gara tergencet saat memperbaiki truknya.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian kecelakaan berawal dari truk Nissan bernomor polisi BA 9227 QO yang dikemudikan Heri Zanil asal Desa Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat datang dari arah Selatan (Denpasar) menuju ke arah Utara (Singaraja).
Setibanya di TKP truk korban mogok atau mengalami mati mesin. Heri lantas turun dan mencoba memperbaiki, namun karena tidak bisa maka ia berdiri di depan truk. Sialnya disaat bersamaan tiba-tiba sebuah bus dengan nomor polisi B 7266 KGA yang dikemudikan Ihran asal Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Bima datang dari arah selatan lantas menabrak truk dari belakang.
“Kondisi jalan di TKP itu tikungan menurun dan minim penerangan, truk mengalami mati mesin karena sudah dicoba memperbaiki tapi tidak bisa. Sopir pun berdiri di depan truk dan saat itu bus menabrak dari belakang hingga membuat truk melaju kedepan lalu menabrak sopir,” Kata Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz, pada Kamis 17 Juli 2025.
Akibat kecelakaan maut tersebut sopir truk tergencet dan harus dilarikan ke RSUD Buleleng. Sayangnya sesampainya di rumah sakit, sang sopir truk dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis akibat mengalami lecet di bagian kepala dan kaki, serta bibir hingga pipinya bengkak.
“Kecelakaan ini masih ditangani, kedua kendaraan sudah diamankan. Untuk korban meninggal satu orang dan kerugian materiil diperkirakan sampai Rp 3 jutaan,” Tandas dia.(Dna/ub).





