UPDATEBALI.com, MALANG – Sebuah bus travel Sakhindra Trans yang membawa guru dan siswa SMK TI Bali Global Badung mengalami kecelakaan di Jalan Imam Bonjol, Kota Batu, Malang, pada Rabu 8 Januari 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.
Insiden tersebut diduga disebabkan oleh tali rem bus yang putus, menyebabkan bus menabrak kendaraan roda dua dan roda empat di sekitarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut menewaskan empat orang dan melukai 11 lainnya. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kepala Sekolah SMK TI Bali Global Badung, I Made Indra Aribawa, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa rombongan siswa dan guru pendamping baru saja menyelesaikan kunjungan industri ke Kampung Animasi di Malang.
“Bus sebenarnya sedang menuju rumah makan usai kunjungan ke Rumah Animasi di Malang. Setelah itu, rencana kami kembali ke Bali. Namun, musibah terjadi. Kami turut berduka atas korban yang jatuh, tetapi syukur siswa dan guru pendamping kami yang berada di dalam bus semuanya selamat tanpa luka,” ungkap Made Indra melalui telepon pada Rabu malam.
Menurut informasi dari guru pendamping di dalam bus, beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi, bus diserempet oleh bus lain, menyebabkan badan bus naik ke trotoar.
“Setelah diserempet, bus naik ke trotoar sehingga tidak stabil. Ada kemungkinan benturan tersebut memengaruhi tali rem hingga putus. Sejak itulah rem menjadi blong,” jelas Made Indra.
Made Indra juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah study tour, melainkan kunjungan industri yang diikuti oleh siswa kelas XI. Dari total 190 siswa kelas XI, sekitar 150 siswa mengikuti kegiatan ini berdasarkan kesediaan dan persetujuan orang tua.
“Kegiatan ini murni kunjungan industri. Tidak ada unsur paksaan, dan semua siswa yang ikut sudah mendapatkan izin dari orang tua,” tambahnya.
Pihak sekolah sedang mengupayakan bus pengganti untuk membawa rombongan siswa dan guru kembali ke Bali.
“Kami juga memohon bantuan patwal untuk memastikan perjalanan pulang berjalan aman. Siswa kami saat ini mengalami trauma akibat kejadian ini,” tutup Made Indra.
Penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian masih berlangsung untuk memastikan penyebab utama kecelakaan.(den/ub)





