Kesiapan Penilaian Mandiri, Tim SDI Buleleng Lakukan Rakor Pembinaan Statistik Sektoral

0
251
Kesiapan Penilaian Mandiri, Tim SDI Buleleng Lakukan Rakor Pembinaan Statistik Sektoral. Sumber Foto : Kominfosanti Buleleng

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dalam rangka kesiapan berakhirnya penilaian mandiri oleh Tim Penilai Internal Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (TPI EPSS) 2024, Tim Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Buleleng melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) pembinaan statistik sektoral yang dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan di Gedung Buleleng Command Center (BCC) Kabupaten Buleleng, Rabu, 22 Mei 2024.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Buleleng Evaluasi Sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi

Dalam kesempatan ini, Kadis Suwarmawan menyebutkan dalam penilaian mandiri, Kabupaten Buleleng berada masih kurang baik di nilai 2,3. Hal tersebut terlihat dari indikator-indikator yang telah ditentukan. Ia juga menyampaikan bahwasannya untuk penginputan data-data dukung dalam penilaian mandiri EPPS berakhir pada 31 Mei 2024.

Melihat hal tersebut, ia mengingatkan kepada SKPD terkait agar mengantisipasi
Hal-hal yang kurang atau trouble baik itu di jaringan maupun sistem. Sehingga nantinya tidak sampai terlambat dalam mengupload jawaban-jawaban termasuk bukti dukung dari penilaian mandiri tersebut.

Baca Juga:  Sekda Suyasa Apresiasi Kinerja Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Buleleng

Kadis Suwarmawan berharap proses data yang dihasilkan nantinya benar-benar akuntabel, update dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Itu menjadi penting buat kita untuk nantinya bisa menghasilkan data-data yang bagus dan benar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buleleng, Made Bimbo Abdi Suardika menyampaikan dalam penilaian mandiri EPPS, BPS Buleleng sudah melakukan verifikasi kepada SKPD terkait guna memberikan pengarahan mana yang kurang. Sehingga nilai EPPS perwakilan Pemkab Buleleng bisa optimal.

Baca Juga:  Penerimaan Pajak Bali Tembus Rp11,64 Triliun, Tumbuh 10,40 Persen Hingga September 2025

“Satu data Buleleng portalnya sudah jalan, tinggal kita benar-benar lagi mengawal input datanya. Kalau itu berjalan rapi SKPD terkait keperluan data bisa sangat mudah untuk disuport,” tutupnya.(adv/ub)