Minggu, Juni 16, 2024
BerandaBaliSinergi DPMD Bali dan Disdukcapil Buleleng: Dorong Tertib Administrasi Kependudukan di Desa

Sinergi DPMD Bali dan Disdukcapil Buleleng: Dorong Tertib Administrasi Kependudukan di Desa

UPDATEBALI.com, BULELENG – Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi kependudukan di Kabupaten Buleleng, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil (DPMD) Provinsi Bali berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng menggelar Sosialisasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan tema “Peran Aktif Pemerintah Desa dalam Tertib Administrasi Kependudukan”. Acara ini diadakan di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja pada Selasa, 21 Mei 2024.

Hadiri oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan DPMD Provinsi Bali, I Waya Eka Wiyatha, yang mewakili Kepala Dinas, didampingi oleh Kepala Disdukcapil Buleleng, Made Juartawan, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelaporan peristiwa kependudukan dan kepemilikan dokumen resmi seperti akta kelahiran, kematian, perkawinan, dan perceraian melalui perangkat desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng.

Made Juartawan, Kepala Disdukcapil Buleleng, menyambut baik kegiatan ini, menekankan pentingnya peran aktif desa dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dan pendaftaran penduduk di setiap desa atau kelurahan.

Baca Juga:  Satgas Gabungan Kecamatan Denut dan Kelurahan Peguyangan Sosialisasikan Prokes kepada Pelaku Usaha

“Peran desa sangat vital dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dan pendaftaran penduduk di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Meskipun layanan pendaftaran online telah terbukti efektif, dengan semakin sedikitnya masyarakat yang datang langsung ke kantor Disdukcapil atau Mal Pelayanan Publik (MPP), Juartawan menyoroti tantangan terkait perekaman data penduduk, terutama bagi penduduk pemula.

“Perekaman data penduduk pemula sangat penting karena kita ingin seluruh penduduk sudah terekam,” ungkap Juartawan. Namun, hingga saat ini, perekaman Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru mencapai 57.000 orang atau sekitar 9,9%, jauh dari target 30%.

Baca Juga:  Bupati Bersama Forkopimda Bangli Gelar Rapat Tentang Kesiapan Pemilu Tahun 2024

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Disdukcapil akan terus memperbarui data dari pusat untuk memastikan cakupan perekaman yang optimal. Upaya akan difokuskan pada perekaman data penduduk pemula, terutama mereka yang akan mencapai usia pemilih pada tanggal 27 November 2024.

Sementara itu, I Waya Eka Wiyatha dari DPMD Provinsi Bali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada penduduk seiring dengan memastikan pemenuhan hak-hak sipil warga negara.

Baca Juga:  Bupati Bangli Buka Sosialisasi dan Pengembangan MPAK

“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Bali akan pentingnya melaporkan peristiwa kependudukan dan memiliki dokumen resmi,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan partisipasi aktif dari setiap desa dan kelurahan akan membawa dampak positif dalam meningkatkan efektivitas layanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil di Kabupaten Buleleng. Dokumen yang lengkap diharapkan akan mendukung pembangunan menyeluruh yang melibatkan semua pihak terkait, baik pemerintah maupun masyarakat. (adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments