Sekda Badung Resmi Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD Kecamatan Abiansemal

0
214
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa se-Kecamatan Abiansemal di Hotel Swiss Bel Rainforest Bali, Jl. Sunset Road, Senin 29 April 2024.
Sekda Badung Wayan Adi Arnawa membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa se-Kecamatan Abiansemal di Hotel Swiss Bel Rainforest Bali, Jl. Sunset Road, Senin 29 April 2024. Sumber foto: Humas Badung

UPDATEBALI.com, BADUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Abiansemal yang ditandai dengan pemukulan gong.

Bimtek dilaksanakan di Hotel Swiss Bel Rainforest Bali, Jl. Sunset Road, Senin 29 April 2024.

Turut hadir, perwakilan camat abiansemal, Cok Bagus Pranajaya selaku narasumber dari PMD Kabupaten Badung, beserta seluruh peserta Bimtek dari Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Abiansemal.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Hadiri Pujawali di Pura Paibon Agung Tegal Linggah Sedang Abiansemal

Sekda Adi Arnawa atas nama Pemerintah sangat mengapresiasi atas terlaksananya Bimtek Peningkatan BPD se-Kecamatan Abiansemal. Berangkat dari Permendagri No. 110 Tahun 2016, BPD memiliki tugas dan fungsi yang sangat strategis, kedudukannya sejajar dengan Kepala Desa.

“Maka BPD sebagai mitra Kepala Desa dan perangkatnya bertugas menyusun dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa dengan perangkatnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Sekda Badung Hadiri Karya Ngenteg Linggih di  Banjar Tempekan Trinandi Desa Punggul

Dengan kondisi tugas yang cukup strategis inilah bimtek ini mutlak diikuti oleh semua anggota BPD sehingga ada pemahaman yang sama terutama dalam rangka menyikapi berbagai program-program yang disepakati yang dibuat oleh pemerintah desa. Berangkat dari kondisi fiskal yang sangat memadai dengan kondisi PAD yang sangat signifikan akan berdampak pada dana bagi hasil kepada desa akan semakin meningkat juga. Terhadap pengelolaan keuangan yang cukup besar ini tentu dibutuhkan suatu kontrol yang serius oleh suatu lembaga formal.

Baca Juga:  Pemprov Bali Matangkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang RPJMD 2025–2029

“Mudah mudahan dengan adanya Bimtek ini akan memahami posisinya masing-masing sehingga apa yang  menjadi fokus dan tujuan kita melalui program dan kegiatan benar-benar bisa diimplementasikan di masyarakat, juga saya sudah perintahkan Kabid Kelembagaan Dinas PMD untuk  membuat Bimtek kepada BPD se-Badung, dalam upaya peningkatan Kapasitas BPD,” jelas Adi Arnawa.(den/ub)