spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungPelestarian Budaya Lokal, Sekda Badung Resmi Buka Turnamen Ceki di Pura Pangrurah...

Pelestarian Budaya Lokal, Sekda Badung Resmi Buka Turnamen Ceki di Pura Pangrurah Sakti Dalem Simping

UPDATEBALI.com, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri dan membuka secara resmi Turnamen Ceki Pura Pangrurah Sakti Dalem Simping pada Minggu, 14 Juli 2024.

Acara ini berlangsung di Balai Banjar Kaja Kangin Cemagi Mengwi, Badung, dan ditandai dengan pemukulan gambelan. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 30 juta untuk mendukung kegiatan olahraga tingkat Kabupaten, yang diterima oleh panitia penyelenggara, I Wayan Sujarta, disaksikan langsung oleh warga setempat.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Buka Perayaan Bulan Bung Karno Ke-IV di Kabupaten Badung

Dalam sambutannya, Sekda Adi Arnawa menegaskan komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian budaya Bali.

“Bapak Bupati Badung sangat konsen dan komit dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya warisan leluhur kita. Salah satu contohnya adalah turnamen ceki ini dan banyak kegiatan lainnya sudah dibantu. Saya juga ingatkan kepada warga yang menerima bantuan agar bisa dipertanggungjawabkan dengan baik sehingga tidak berurusan dengan hukum di kemudian hari,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Ogoh Ogoh Mini

Ketua panitia penyelenggara, I Wayan Sujarta, mengucapkan terima kasih kepada Sekda Badung atas dukungannya dan melaporkan bahwa turnamen ceki ini bertujuan untuk penggalian dana guna Ngelinggihang Pura Pangrurah Sakti Dalem Simping Cemagi.

“Turnamen Ceki ini diikuti oleh 125 orang peserta dari seluruh Badung dengan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 30 juta,” lapor Sujarta.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Dedi Sanjaya, Perbekel Desa Cemagi, I Putu Hendra Sastrawan, Bendesa Adat Cemagi, I Ketut Kartiana, Kelihan Dinas Banjar Kaja Kangin, Made Purya, Kelihan Adat Banjar Kaja Kangin, Wayan Ariana, serta para peserta turnamen ceki.

Baca Juga:  Sekda Badung Tutup Beach Front Festival Pantai Jerman Tahun 2024

Dengan adanya turnamen ceki ini, diharapkan tidak hanya dapat melestarikan permainan tradisional Bali tetapi juga dapat mempererat tali persaudaraan antarwarga dan mendukung upaya pembangunan serta pengembangan nilai-nilai budaya warisan leluhur di Kabupaten Badung. (den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments