UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pada hari Minggu, 18 Februari 2024, sekitar pukul 12.00 Wita, terjadi insiden perkelahian dan pelemparan antara warga Cengkiling dengan buruh proyek sebuah villa di Jl. Pantai Balangan dekat Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian ini murni merupakan kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian dimulai pada tanggal 14 Pebruari sekitar pukul 20.00 Wita, ketika seseorang melempar batu ke arah bedeng buruh proyek tanpa diketahui pelakunya.
Pada Sabtu, 17 Februari 2024, pelemparan terjadi lagi dua kali, menyebabkan lubang pada triplek bedeng. Ketika saksi keluar, dia melihat dua sepeda motor jenis Honda Beat dan Vario melarikan diri tanpa pengendara.
Keesokan harinya, pada Minggu, 18 Pebruari sekitar pukul 07.00 Wita, saksi melihat kedua motor tersebut dan meminta klarifikasi kepada pengendaranya. Setelah pertanyaan diajukan, kedua pengendara tersebut membantah keterlibatan mereka. Namun, kemudian datanglah orang lain dan terjadi adu mulut serta lempar batu. Meskipun demikian, saksi tidak ikut melempar.
“Insiden ini menyebabkan keributan dan keramaian di kalangan warga setempat. Korban KY mengalami luka lebam pada pelipis samping mata kanan, sementara korban IKS mengalami luka robek di bagian belakang kepala akibat lemparan batu,” ucap Kabid Humas Polda Bali.
Pihak kepolisian segera turun tangan setelah mendapat laporan. Unit Patroli dan Opsnal Reskrim Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi. Menurut keterangan korban KY, dia hanya lewat TKP tanpa mengetahui permasalahan. Sementara korban IKS datang bersama warga setelah melihat keributan.
“Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan menandatangani surat perjanjian perdamaian,” tuturnya.
Kabid Humas Polda Bali menghimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh insiden ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat, khususnya di Kelurahan Jimbaran dan sekitarnya, yang telah membantu mengimbau agar situasi tidak memanas dan dapat diselesaikan secara damai.
Kabid Humas menegaskan bahwa peristiwa ini hanyalah kesalahpahaman dan kedua belah pihak sudah berdamai. (den/ub)





