UPDATEBALI.com, JAKARTA – Kemajuan teknologi telah meningkatkan peran sektor ekonomi digital dalam kontribusi nya terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2022, mencapai sebesar 5,11%.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi merupakan seorang politikus dan mantan wartawan Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika sejak 17 Juli 2023.
Di dalam wawancaranya Budi Arie, menyatakan bahwa Pemerintah melalui Kementerian Kominfo secara konsisten terus menggalakkan inovasi dan peningkatan efisiensi dalam ekonomi digital melalui serangkaian program yang dirancang untuk mendukung hal ini. Salah satu fokus utama dari program ini adalah untuk memberikan dukungan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar dapat lebih aktif dan sukses dalam mengadopsi teknologi digital. Ke-Menkominfo berencana untuk menyediakan berbagai macam pelatihan, pendampingan, dan sumber daya lainnya untuk membantu UKM memahami dan memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kinerja bisnis mereka.
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menjelaskan pihaknya menyiapkan berbagai program pendorong guna mengoptimalkan ekonomi digital. Program-program tersebut membawa 22 juta pengusaha UMKM masuk ke ekosistem digital, hal tersebut disampaikan Budi Arie saat memberi sambutan dalam Indonesia Digital Summit 2023 di Jakarta Selatan, Selasa 28 November 2023.
Program yang akan dilakukan oleh Budi Arie yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), Penyediaan pelatihan pengembangan wirausaha berbasis digital, program UMKM Level UP melalui Digital Mentoring dan Business Incubator, serta Digital Entrepreneurship Academy (DEA) untuk mendorong UMKM Go Online.
“Dalam era digitalisasi ini, penting nya coverage dan capacity. Dari hal tersebut coverage baru terdiri 78 persen. Masih tersisa 22 persen warga bangsa Indonesia terutama yang di pelosok belum terkoneksi atau mengakses internet. Dari hal tersebut itu merupakan tugas kita,” ucap Budi Arie.
Budi Arie pun menjelaskan kendala yang dihadapi oleh pemerintah untuk meningkatkan layanan jaringan telekomunikasi. Salah satunya yaitu kondisi geografis Indonesia sehingga teknologi yang digunakan juga berbeda-beda.
“Kita adalah paling unik dilihat dari geografis, sehingga kegiatan teknologi beragam bisa menggunakan fiber optic, wireless, satelit. Pilihan teknologi nya tidak selalu sama di seluruh wilayah Indonesia,” Ucap Budi Arie.
Pada saat bersamaan, Kementerian Kominfo juga berupaya meningkatkan jangkauan dan kapasitas layanan jaringan telekomunikasi.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani menyatakan, Indonesia Digital Summit dengan tema “Proyeksi Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia 2023” menjadi ajang pertemuan pelaku usaha, pakar, dan pemerintah untuk membahas arah ekonomi digital di masa depan yang berkelanjutan. Kerja sama perlu diwujudkan dalam mewujudkan iklim industri yang adil. Regulator sangat berpengaruh untuk pertumbuhan ekonomi digital termasuk menavigasi tantangan-tantangan industri.
“Kita butuh kerangka regulasi yang suportif. Ini penting, mengingat kepastian hukum dan kerangka regulasi yang jelas bisa meningkatkan kepercayaan investor untuk investasi infrastruktur digital di Indonesia,” tegasnya.
Shinta Kamdani menyebutkan program ini juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap internet di seluruh wilayah Indonesia. Dalam rangka meningkatkan penetrasi internet, Kemenkominfo bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk operator telekomunikasi, untuk memperluas jaringan internet di daerah yang masih minim akses.
Pada intinya, program yang disiapkan oleh Kemenkominfo ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dengan memberikan dukungan kepada pelaku usaha dan memperluas akses terhadap teknologi internet.
Hal ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di berbagai sektor ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Nama Penulis : Hady darmawan.
Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja





