spot_img
spot_img
BerandaNasionalGelar Webinar untuk Pelajar, Kemenkominfo dan Disdikbud NTB Ajak Waspadai Rekam Jejak...

Gelar Webinar untuk Pelajar, Kemenkominfo dan Disdikbud NTB Ajak Waspadai Rekam Jejak Digital

UPDATEBALI.com, LOMBOK TIMUR – Banyak pengguna internet (warganet) yang belum menyadari, semua aktivitas melalui internet akan meninggalkan rekam jejak digital. Mulai dari riwayat pencarian (googling), chatting, posting, bahkan mendengarkan musik, semua akan meninggalkan jejak digital. Butuh sikap hati-hati dan waspada, agar rekam jejak kita senantiasa positif.

Untuk memberikan penyadaran bahaya penyalahgunaan rekam jejak oleh orang tak bertanggung jawab, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan di wilayah Bali-Nusa Tenggara, Senin 25 September 2023 pagi, pukul 09.00 WITA.

Mengusung tema ”Waspada Rekam Jejak Digital di Internet”, diskusi daring (online) itu akan menghadirkan tiga narasumber. Yakni: Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Dikbud Lombok Timur (Lotim) Mustiaji Amiruddin, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Dikbud Lotim Harurrazak Hanafie, influencer Annisa Andarini, dan Fitta Mamita selaku moderator.

Baca Juga:  Presiden Jokowi : Tikungan Sirkuit Mandalika Tajam dan Sulit

”Webinar ini bisa diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra2509. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Minggu 24 September 2023.

Kemenkominfo menjelaskan, berdasarkan Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada 2021, didapatkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia sebesar 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital di Indonesia masuk dalam kategori ”sedang”.

”Secara keseluruhan, Indeks Literasi Digital Indonesia 2021 mencapai 3.49 dari skala 1-5, atau naik dari pencapaian tahun sebelumnya 3.46,” tulis Kemenkominfo.

Di lingkungan komunitas pendidikan, webinar literasi digital merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Baca Juga:  Pastikan Keamanan Mudik, Bupati Tamba Dampingi Kapolda Bali Tinjau Pelabuhan Gilimanuk

”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia sampai dengan 2024,” tambah Kemenkominfo.

Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, transformasi teknologi informasi digital (internet) telah mengubah cara manusia berinteraksi, berkomunikasi antar-sesama. Meski begitu, kesadaran adanya rekam jejak digital yang ditinggalkan saat memanfaatkan internet perlu terus dimiliki pengguna digital.

”Rekam jejak digital bersifat abadi dan akan tetap bisa dimunculkan kembali meski telah dilakukan penghapusan. Menjaga rekam jejak tetap positif akan menjamin keamanan dan kenyamanan kita menggunakan internet,” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Kemenkominfo menambahkan, rekam jejak digital kini juga telah dimanfaatkan menjadi salah satu pertimbangan dalam rekrutmen pekerjaan, dan meniti karier pekerjaan.

”Jaga rekam jejak kita selalu positif, agar masa depan kita tak terganjal rekam jejak digital negatif,” imbuh Kemenkominfo.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Baca Juga:  Kemenkominfo Gelar Festival Literasi Digital, Ajak Pelajar Raih Sukses Belajar Online

Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.

Kecakapan digital menjadi penting karena, menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 telah mencapai 220 juta orang.

”Padahal, pada 2019, jumlah itu masih di angka 175 juta orang,” jelasnya.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments