spot_img
spot_img
BerandaKesehatanRahasia Kulit Sehat Terungkap, Tips Dokter Spesialis untuk Lindungi Kulit dari Sinar...

Rahasia Kulit Sehat Terungkap, Tips Dokter Spesialis untuk Lindungi Kulit dari Sinar Matahari!

UPDATEBALI.comJAKARTA – Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Lulusan Universitas Indonesia, Dr. Marsha Bianti, Sp.DV, memberikan peringatan penting terkait perawatan kulit setelah terpapar sinar matahari. Dr. Marsha menekankan pentingnya menghindari bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit, seperti eksfolian atau pengelupasan.

“Setelah terpapar sinar matahari, sebaiknya hindari produk-produk yang mengandung eksfolian, seperti AHA, BHA, atau asam lainnya,” ujar Dr. Marsha ketika dihubungi ANTARA di Jakarta pada hari Selasa.

Dokter yang juga merupakan anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) ini menyarankan untuk menunda penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung retinol agar tidak menyebabkan iritasi kulit yang lebih parah.

Selain itu, Dr. Marsha juga menyarankan agar tidak melakukan prosedur waxing (mencabut bulu dengan lilin khusus) atau bercukur setelah kulit terpapar sinar matahari, terutama setelah paparan sinar yang intens, karena hal ini dapat membuat kulit lebih teriritasi.

Baca Juga:  Denpasar Terima Dana Insentif Fiskal Rp24,8 Miliar dari Pemerintah Pusat

Jika kulit sudah terkena sinar matahari atau berkeringat, Dr. Marsha menyarankan untuk menenangkan kulit dan menyamankan suhu kulit dengan suhu ruangan sebelum mandi.

“Paling tidak, pastikan suhu kulit Anda kurang lebih sama dengan suhu ruangan, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan atau berolahraga, karena perbedaan suhu yang ekstrem dapat mengiritasi kulit,” kata Dr. Marsha.

Untuk merawat kulit setelah terpapar sinar matahari, Dr. Marsha merekomendasikan mandi dengan air dingin, kemudian mengaplikasikan pelembab atau after sun lotion khusus untuk mendinginkan kulit.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Jemput Bola ke Jakarta, Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan

“Setelah mandi dengan air dingin, gunakan pelembab agar kulit terasa lebih nyaman. Biasanya, after sun lotion yang mengandung aloe vera atau bahan-bahan lain dapat membantu mendinginkan kulit,” tambahnya.

Bagi wanita yang menggunakan riasan atau makeup serta tabir surya, Dr. Marsha menyarankan untuk melakukan pembersihan ganda dengan memulai penggunaan pembersih wajah berbahan dasar minyak, seperti micellar water atau cleansing oil. Setelah itu, lanjutkan dengan membersihkan kulit termasuk wajah dengan air dan sabun untuk menghilangkan polusi dan debu.

Dr. Marsha juga menekankan pentingnya mengonsumsi air mineral dalam jumlah cukup untuk menjaga hidrasi kulit setelah terpapar sinar matahari. Untuk melindungi kulit dari polusi udara, ia merekomendasikan konsumsi makanan yang kaya akan antioksidan untuk melawan oksidasi bebas di lingkungan.

Baca Juga:  Sepakat, DPRD Gianyar Sahkan LPJ APBD Tahun 2022

“Makanan yang mengandung vitamin C, protein nabati, dan protein hewani seperti ikan sangat baik untuk kulit,” kata Dr. Marsha.

Terakhir, Dr. Marsha menyarankan untuk selalu menggunakan tabir surya saat keluar rumah, dan jika cuaca terlalu panas, tambahkan pakaian yang menutupi kulit atau gunakan penutup tambahan seperti payung atau topi.

Jika seseorang mengalami sunburn atau kulit terbakar, dengan gejala kulit merah, perih, atau muncul lepuh, Dr. Marsha menyarankan segera berkonsultasi dengan dokter kulit. (ub/ant)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments