UPDATEBALI.com, BULELENG – Usai sebelumnya dikabarkan bahwa ada dua orang nelayan bernama Gede Marga Dana, 28 asal Dusun Tegallinggah dan I Gede Sumawas, 53 asal Dusun Penyumbahan, Desa Les, Kecamatan Tejakula hilang saat pergi melaut di perairan Tejakula. Kini kedua nelayan itu berhasil ditemukan dengan keadaan selamat pada Kamis (6/10/2022) sekitar pukul 21.50 Wita.
Kasat Polairud Polres Buleleng, AKP Nyoman Adika pun membenarkan bahwa kedua nelayan tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ditemukan keduanya berada di atas jukung yang sudah terbalik lantaran dihantam gelombang ombak saat keduanya sedang mencari ikan di dekat rumpon (rumah ikan) yang berada di tengah laut.
Selanjutnya AKP Nyoman Adika mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan terkait hilangnya dua nelayan tersebut pada Kamis kemarin sekitar pukul 14.30 Wita. Namun mengingat dalam pencarian orang hilang wajib berdasarkan SOP yang ada sehingga pihaknya belum bisa menurunkan tim pencarian dan mencoba berkoordinasi dengan Basarnas.
"Kita belum ada melakukan pencarian sebab berdasarkan SOP setelah menerima laporan baru kita berkoordinasi dengan pihak Basarnas. Karena belum memungkinkan untuk dilakukan pencarian, maka rencana pagi ini turun namun keduanya sudah ditemukan jadi kita tidak lagi melakukan pencarian," ucap AKP Nyoman Adika saat dikonfirmasi pada Jumat (7/10/2022).
AKP Nyoman Adika menjelaskan bahwa dua nelayan yang diduga sempat hilang tersebut dikarenakan jukung yang mereka pakai dihantam gelombang ombak saat mencari ikan sehingga jukung terbalik dan keduanya jatuh kelaut.
Baca juga:
Buka Rute Perdana Jakarta – Denpasar – Jakarta, Trans Nusa Ramaikan Bandara Internasional Ngurah Rai
Beruntung keduanya dapat menaiki jukung yang sudah dalam posisi terbalik itu. Kemudian sekitar pukul 21.50 Wita akhirnya kelompok nelayan yang telah melakukan penyisiran pantai berhasil menemukan keduanya yang tengah duduk diatas jukung yang sudah terbalik.
"Sebelum dikabarkan hilang, pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 Wita ada yang melihat keduanya masih memancing ikan namun saat sudah menjelang siang dan akan balik ke daratan jukung mereka dihantam gelombang hingga terbalik," jelas AKP Adika.
Saat ini kedua nelayan dan jukung miliknya tersebut telah berhasil dievakuasi serta dipulangkan kepada masing-masing pihak keluarganya oleh kelompok nelayan yang membantu melakukan pencarian.
Sementara itu, AKP Nyoman Adika pun mengimbau agar para nelayan tetap waspada sebelum melaut. Apalagi akhir-akhir ini cuaca sudah mulai memasuki musim hujan sehingga para nelayan diminta tetap memeriksa sarana dan prasarana yang akan dipakai melaut termasuk pengaman berupa pelampung demi keselamatan mereka.
"Mengingat kondisi cuaca yang memasuki musim hujan kita tetap memohon ketika melaut agar sarana dan prasarana termasuk pelampung selalu di selipkan untuk keselamatan ketika terjadi sesuatu dilaut," tandasnya.(diana/ub)





