UPDATEBALI.com, TABANAN – Kebakaran terjadi di pasar Bajera, kecamatan Selemadeg, Tabanan tepat saat hari Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).
Dua dari enam ruko berlantai dua di kawasan pasar ludes terbakar. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, hanya saja kuat dugaan dikarenakan dupa usai pemilik ruko melakukan persembahyangan (mebanten,red). Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian pun ditafsir Rp 50 juta.
Dari informasi yang dihimpun kebakaran terjadi pada ruko milik Ni Nyoman Kariani, sekitar pukul 11.40 wita. Saat itu seorang warga (saksi) yang tengah duduk santai di depan kantor pasar Bajera melihat ada api di lantai dua. Sontak saja, ia pun berteriak memanggil-manggi warga yang ada di seputaran untuk mengecek sumber api. Warga dibantu aparat kepolisian pun berusaha memadamkan api, dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Hingga kemudian datang 3 (tiga) unit pemadam kebakaran, dan hanya perlu waktu 30 menit api sudah bisa dipadamkan.

Kepala Seksi Pencegahan Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Tabanan I Wayan Suakta, S.Sos. Dikatakannya, ruko yang terbakar ini menjual alat-alat upakara yang memang sangat rentan dan mudah terbakar. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditafsir Rp 50 juta.

“Ada dua ruko yang hangus terbakar, satu menjual alat alat upakara yang memang sangat mudah terbakar dan satu lagi kalau tidak salah menjual sembako,�terangnya. (den/ub)





