Aksi Sosial Posyandu Bali di Tabanan, Bunda Rai Tegaskan Kader Adalah Garda Terdepan Pelayanan

0
20
Bunda Rai bersama TP Posyandu Provinsi Bali memberikan bantuan kepada 150 kader Posyandu Tabanan sebagai apresiasi atas pengabdian dan dukungan peningkatan pelayanan enam SPM.
Bunda Rai bersama TP Posyandu Provinsi Bali memberikan bantuan kepada 150 kader Posyandu Tabanan sebagai apresiasi atas pengabdian dan dukungan peningkatan pelayanan enam SPM. Sumber foto : Humas Tabanan/updatebali

UPDATEBALI.com, TABANAN – Upaya memperkuat pelayanan Posyandu melalui sinergi dan kepedulian terhadap kader terus dilakukan.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengikuti Aksi Sosial Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” yang dipimpin Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster.

Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, dan Wantilan Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Senin, 2 November 2026, menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus memberikan apresiasi dan motivasi kepada para kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali beserta perwakilan perangkat daerah Provinsi Bali, Tim Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan beserta jajaran, perangkat daerah terkait di Kabupaten Tabanan, TP Posyandu kecamatan dan desa, serta para kader penerima bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial diserahkan kepada para kader Posyandu di dua lokasi. Di Desa Belimbing, bantuan diberikan kepada 80 kader berupa total 2.400 kilogram beras, 160 krat atau 4.800 butir telur, serta 160 kotak susu.

Baca Juga:  Jelang Galungan, Bupati Adi Arnawa Bagikan Bantuan Sosial kepada 88.594 KK

Sementara itu, di Desa Antosari, sebanyak 70 kader menerima bantuan berupa 2.100 kilogram beras, 140 krat atau 4.200 butir telur, serta 140 kotak susu. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus apresiasi atas dedikasi para kader yang aktif memberikan pelayanan Posyandu kepada masyarakat.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan kapasitas kader menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan transformasi Posyandu. Menurutnya, pemahaman dasar yang kuat merupakan fondasi penting agar kader dapat menjalankan tugas dan fungsi pelayanan secara optimal.

“Yang pertama harus dilakukan adalah penguatan kader, agar dasar pemahaman dan pondasinya harus kuat. Tugas pokok kami adalah membina Posyandu melalui kegiatan Membina dan Berbagi, terutama berbagi ilmu tentang Posyandu dan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ungkapnya.

Ia berharap pembinaan tersebut dapat dilanjutkan oleh TP Posyandu kabupaten sesuai dengan kemampuan dan dukungan pemerintah daerah masing-masing.

Sejalan dengan hal tersebut, Tim Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi kader mengenai prinsip dasar Posyandu enam SPM, tahapan pelaksanaan tugas, serta peran dan fungsi kader. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting untuk mendukung transformasi Posyandu sebagai layanan terpadu di bidang pelayanan dasar masyarakat.

Baca Juga:  Aksi Bergerak dan Berbagi kembali Hadir di Tabanan, Bunda Rai Perkuat Sinergi dengan PKK Bali

“Para kader harus mengetahui dan memahami prinsip-prinsip dasar Posyandu enam SPM, apa yang menjadi tugas kader, bagaimana tahapan pelaksanaan tugas, serta apa peran dan fungsinya. Semua itu wajib dipahami agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa kebahagiaan sekaligus menjadi motivasi bagi para kader untuk semakin bersemangat menjalankan pelayanan Posyandu.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penerapan enam SPM tidak terlepas dari peran aktif kader sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat.

“Pemberian bantuan ini tentu menjadi kebahagiaan bagi para kader sekaligus motivasi agar mereka dapat bekerja lebih baik lagi. Kader merupakan ujung tombak Posyandu, sehingga penguatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan mereka menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bunda Rai menyampaikan komitmen TP Posyandu Kabupaten Tabanan untuk melanjutkan pembinaan dan pemberian motivasi secara berjenjang agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh kader. Saat ini, Kabupaten Tabanan memiliki 8.532 kader Posyandu yang berperan penting dalam mendukung optimalisasi pelayanan enam SPM.

Baca Juga:  Rasniathi Adi Arnawa Tegaskan Kader Posyandu Badung Jadi Pilar Kesehatan Keluarga dan Masyarakat

“Kami di TP Posyandu Kabupaten Tabanan akan terus melanjutkan kegiatan seperti ini agar seluruh kader kami yang berjumlah 8.532 orang bisa secara merata memperoleh perhatian dan motivasi. Kami juga telah mendorong para Ketua TP Posyandu kecamatan dan desa untuk meneruskan kegiatan serupa sehingga semakin banyak kader yang merasakan manfaatnya,” ungkap Bunda Rai.

Melalui kegiatan ini, Bunda Rai berharap sinergi dan kolaborasi antara TP Posyandu Provinsi Bali, pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, serta seluruh kader dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TP Posyandu Provinsi Bali atas perhatian dan dukungan yang diberikan, serta berharap kegiatan “Membina dan Berbagi” dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap pelayanan Posyandu enam SPM sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan dasar yang semakin optimal, merata, dan berkualitas di Kabupaten Tabanan.(den/updatebali)