90 Guru PAUD Badung Ikuti Bimtek PAUD HI, Delapan Layanan Esensial Jadi Sorotan

0
14
90 Guru PAUD Badung Ikuti Bimtek PAUD HI, Delapan Layanan Esensial Jadi Sorotan
90 Guru PAUD Badung Ikuti Bimtek PAUD HI, Delapan Layanan Esensial Jadi Sorotan. Sumber foto: Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.comMANGUPURA – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang membahas peningkatan kapasitas dalam pemenuhan 8 indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Kegiatan tersebut digelar di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin 21 September 2026, dan diikuti 90 pendidik PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Badung selama dua hari.

Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, bersama pimpinan perangkat daerah lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, Disdukcapil, PMD, Polres Badung, Bappeda, serta BPKAD.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Siapkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Terdampak Banjir

Dalam arahannya, Rasniathi menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia. Masa emas pertumbuhan anak menuntut perhatian menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta emosional anak.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi paling penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendekatan Holistik Integratif, kami memastikan setiap anak mendapat perhatian yang utuh, sehingga dapat tumbuh optimal dan siap melangkah menuju masa depan yang cerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Dukung Inovasi Pendidikan Melalui Workshop Teaching Factory

Fokus utama bimtek ini adalah pemenuhan delapan indikator layanan esensial PAUD HI secara bertahap dan berkelanjutan di setiap satuan. Indikator tersebut mencakup pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan fisik, deteksi dini kebutuhan khusus, koordinasi dengan Puskesmas/Posyandu, penerapan PHBS, pemberian makanan tambahan bergizi, pemantauan kepemilikan NIK anak, serta penyediaan sanitasi dan air bersih.

Baca Juga:  Bupati Tamba Buka Lokakarya Guru Penggerak

Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa pencapaian target ini memerlukan kerja sama yang erat antarinstansi lintas sektor. Melalui pelatihan ini, para guru didorong untuk mengaplikasikan indikator tersebut langsung dalam operasional harian lembaga, bukan sekadar melengkapi dokumen administrasi.

Dengan menjunjung semangat “Satu Anak, Satu Layanan Terpadu, Satu Komitmen”, pemda berharap seluruh anak di Kabupaten Badung dapat tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan belajar dengan gembira.(den/updatebali)