Pariwisata Badung Butuh Generasi Unggul, Bupati Adi Arnawa Soroti Peran Pendidikan dan Budaya

0
16
Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 STT. Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9).
Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 STT. Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). Sumber foto : Humas Badung/updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik.

Kemajuan harus berjalan seiring dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Hal tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 Sekaa Teruna Teruni (STT) Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu, 12 September 2026.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Werdi Bhuwana I Ketut Sadia Wijaya, Bendesa Adat I Made Bangur, serta tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan generasi muda, Bupati menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi strategis agar masyarakat Badung mampu menjadi pelaku utama pembangunan di tengah perkembangan pariwisata.

Baca Juga:  Unud Terpilih Rancang Perpres IKN, Sekda Dewa Indra Minta Kontribusi Ide Terbaik

“Buat apa infrastruktur kita hebat, tetapi kita tidak menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Untuk mewujudkannya, satu-satunya jalan adalah menyiapkan SDM unggul,” tegas Adi Arnawa.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat akses pendidikan melalui sekolah gratis jenjang SD hingga SMA/SMK, termasuk swasta. Kebijakan ini diperluas dengan penyediaan beasiswa S1 hingga wisuda bagi kelompok prioritas.

“Mulai tahun 2026 ini, kami memberikan bantuan beasiswa S1 gratis selama 4 tahun sampai wisuda bagi anak petani, warga kurang mampu, hingga anak ketiga dan keempat,” ujarnya.

Kebijakan tersebut juga memiliki dimensi sosial dan kultural. Melalui organisasi Sekaa Teruna, ia mengingatkan para pemuda agar tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi menjadikannya sebagai ruang untuk belajar kepemimpinan dan pengabdian.

Baca Juga:  Bupati Sedana Arta Gelar Donor Darah Serangkaian Peresmian Alun-Alun Kota Bangli

“Mumpung masih ada kesempatan, belajar! Jangan cepat-cepat berpikir hanya mencari uang. Berorganisasi di Sekaa Truna adalah tempat belajar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus adat dan budaya Bali,” ucap Bupati.

Lebih lanjut, Adi Arnawa menyampaikan bahwa pariwisata Badung tidak dapat dipisahkan dari budaya Bali. Karena itu, penguatan generasi muda menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan tersebut di tengah berbagai tantangan daerah.

“Seperti diketahui, saya saat ini sedang fokus ke infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus menjawab persoalan kemacetan yang berpotensi mempengaruhi daya saing pariwisata.Kita semua tahu bahwa Kabupaten Badung ini hidup dari sektor pariwisata, dan tantangan di depan mata adalah isu kemacetan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Sastra Inggris Unud lakukan Pengabdian di SMK PGRI Payangan  

Selain pembangunan fisik, Pemkab Badung juga memperkuat program sosial yang humanis, mulai dari perhatian terhadap penyandang disabilitas, lansia, hingga penguatan desa adat.

“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STT Widya Dharma I Made Untung Wistika mengapresiasi dukungan pemerintah. Ia berharap organisasi pemuda tersebut dapat terus menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan pengabdian bagi generasi muda.(den/updatebali)