
UPDATEBALI.com, JEMBRANA — Panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Jembrana, menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan seni tradisional Bali.
Sebanyak perwakilan sekaa dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana ambil bagian dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang berlangsung pada 16–19 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota Negara ke-131 sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia. Para seniman cilik tampil memainkan tabuh gong kebyar dan membawakan berbagai tarian Bali dengan kreativitas masing-masing.
Di atas panggung, para peserta menunjukkan kemampuan mengolah irama, gerak, dan ekspresi. Penampilan mereka dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas tiga seniman profesional bidang tabuh dan tari dari Jembrana, Tabanan, dan Gianyar.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Panggung terbuka Pura Jagatnatha dipenuhi warga yang datang memberikan dukungan kepada sekaa gong kebyar anak-anak dari masing-masing kecamatan.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah turut menambah semangat para peserta.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Forkopimda dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Jembrana secara konsisten menyaksikan jalannya perlombaan dari awal hingga akhir.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengapresiasi antusiasme dan kreativitas generasi muda yang tampil dalam ajang tersebut.
“Saya sangat bangga melihat semangat serta kreativitas anak-anak yang tampil luar biasa di panggung ini. Semoga melalui ajang ini, lahir bakat-bakat seniman muda yang handal dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Jembrana di masa depan,” ujar Bupati Kembang Hartawan.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni tradisional menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya Bali. Kompetisi seperti ini sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan dan membangun kepercayaan diri melalui seni.
Para peserta kini menunggu hasil penilaian dewan juri. Pemenang Lomba Gong Kebyar Anak-Anak akan diumumkan pada malam penutupan Festival Semarak Jembrana 2026, bersamaan dengan pengumuman pemenang dari berbagai cabang perlombaan lainnya.
Ajang tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi calon-calon seniman muda Jembrana agar terus berkarya dan menjaga seni budaya Bali.(yud/updatebali)


