Rasniathi Adi Arnawa Buka Lomba Organisasi Wanita Badung, Veteran hingga Warga Terima Bantuan

0
216
Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Lomba antar Organisasi Wanita se-Kabupaten Badung di Alam Tirta Outbound, Samuan Kangin, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Selasa (18/8).
Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Lomba antar Organisasi Wanita se-Kabupaten Badung di Alam Tirta Outbound, Samuan Kangin, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Selasa (18/8). Sumber foto : Humas Badung/Updatebali

UPDATEBALI.com, MANGUPURA — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, membuka lomba antarorganisasi wanita se-Kabupaten Badung di Alam Tirta Outbound, Samuan Kangin, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Selasa, 18 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon Merah Putih. Simbol tersebut menggambarkan semangat kemerdekaan, kebersamaan, sekaligus harapan terhadap kemajuan masyarakat di Kabupaten Badung.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada perlombaan. Kepedulian sosial turut menjadi bagian dari acara melalui penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan berupa paket olahan ikan untuk ibu hamil dan balita sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi. Selain itu, bantuan dana usaha diberikan kepada masyarakat kurang mampu untuk membantu penguatan ekonomi keluarga.

Baca Juga:  PKK dan Forum PUSPA Badung Gelar Mereresik, Jaga Kesucian Pura dan Semangat Gotong Royong

Sebanyak 15 paket sembako juga diserahkan kepada para veteran di Desa Carangsari. Pemberian tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa para pejuang dalam perjalanan bangsa.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa kegiatan antarorganisasi wanita tersebut bukan semata-mata kompetisi.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, persatuan dan kerja sama antarorganisasi wanita yang memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keluarga.

“Semangat kemerdekaan perlu terus diwariskan melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan partisipatif. Organisasi wanita memiliki peran sangat penting dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan pendidikan karakter, serta mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan,” ujarnya.

Baca Juga:  Agnes Surat Boro PMI Ilegal Asal Adonara, Terbaring Sekarat di Rumah Sakit Kota Kinabalu

Rasniathi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Badung, seluruh organisasi wanita, sponsor, panitia, juri, pelaku UMKM, serta pihak lain yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan keceriaan, namun tetap mengedepankan sportivitas serta kebersamaan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperebutkan juara, tetapi yang lebih penting mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, membangun kerja sama, dan memperkuat persatuan antar organisasi wanita se-Kabupaten Badung,” tegasnya.

Sejumlah perlombaan kreatif turut memeriahkan kegiatan. Peserta mengikuti Parodi Vocal Group Lagu Pop Indonesia, Fashion Show Dadakan dari Barang Bekas, Estafet Kardus, Balap Terong, Memindahkan Cup Kertas, hingga Kempit Balon.

Baca Juga:  Satukan Langkah, TP PKK Badung dan OPD Sinkronkan Program Pemberdayaan Keluarga

Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi produk unggulan UMKM dan organisasi wanita. Area pameran menghadirkan berbagai produk yang diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi kreatif berbasis keluarga.

Kegiatan di Carangsari turut dihadiri Ketua OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Ketua GOW Nyonya Yunita Alit Sucipta, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba, para ketua dan pengurus organisasi wanita se-Kabupaten Badung, Camat Petang, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Badung, perangkat dan tokoh adat Desa Carangsari, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat.

Melalui perpaduan perlombaan, aksi sosial, dan promosi UMKM, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perayaan kemerdekaan yang sekaligus memperkuat hubungan antarorganisasi wanita dan kepedulian terhadap masyarakat di Kabupaten Badung.(den/updatebali)