
UPDATEBALI.com, KARANGASEM – Peringatan HUT ke-68 Provinsi Bali diisi dengan persembahyangan bersama dan Upacara Ngaturang Pekeling di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Rabu 12 Agustus 2026.
Gubernur Bali Wayan Koster memimpin langsung kegiatan yang bertepatan dengan Tilem Sasih Karo, rahina Buda Umanis Tambir tersebut.
Kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Bali sekaligus momentum untuk memperkuat arah pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga mempertimbangkan dimensi spiritual.
Gubernur Wayan Koster bersama jajaran Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan persembahyangan dan menghaturkan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui Ngaturang Pekeling tersebut, pemerintah memohon tuntunan dan restu agar berbagai program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar.
Permohonan juga ditujukan agar Bali senantiasa dianugerahi kerahayuan, keselamatan, kedamaian dan kekuatan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Nilai sekala-niskala menjadi salah satu landasan yang ditekankan dalam momentum tersebut. Pemerintah Provinsi Bali berupaya menempatkan pembangunan material dan spiritual secara berimbang agar kemajuan daerah tetap sejalan dengan pelestarian alam, manusia serta kebudayaan Bali.
Peringatan HUT ke-68 Provinsi Bali juga dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi dan penguatan komitmen pembangunan. Kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik diharapkan tidak mengesampingkan jati diri serta nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali.
Dengan pendekatan tersebut, pembangunan diarahkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, budaya dan kehidupan sosial Bali untuk generasi mendatang.
Persembahyangan di Pura Agung Besakih berlangsung khidmat. Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta istri, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, serta jajaran pimpinan perangkat daerah Pemprov Bali turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Upacara dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pamayun dari Kadatuan Kawista Pura, Grya Belatungan, Tabanan. Seluruh prosesi berjalan dengan tertib dan khidmat sebagai ungkapan syukur sekaligus permohonan agar Bali senantiasa berada dalam kondisi rahayu, aman, damai dan harmonis.
Melalui peringatan HUT ke-68, Pemprov Bali kembali menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan dengan menjaga keseimbangan sekala dan niskala. Prinsip tersebut diharapkan menjadi pijakan agar kemajuan Bali tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat sekaligus mempertahankan kelestarian alam dan budaya.(yud/ub)


