spot_img
spot_img
BerandaBaliRatusan Mahasiswa Belum Terakomodasi, Bupati Kembang Upayakan Penambahan Kuota Beasiswa

Ratusan Mahasiswa Belum Terakomodasi, Bupati Kembang Upayakan Penambahan Kuota Beasiswa

UPDATEBALI.com, JEMBRANAPemerintah Kabupaten Jembrana memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas meski menghadapi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.

Dampaknya, alokasi anggaran beasiswa prestasi bagi mahasiswa asal Jembrana pada tahun 2026 harus disesuaikan sehingga kuota penerima mengalami pengurangan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna saat menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, pemuda berprestasi yang menempuh pendidikan tinggi di Kabupaten Jembrana dan Universitas Terbuka (UT), serta bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu di Mendopo Kesari, Jumat, 7 Agustus 2026.

Di hadapan para mahasiswa, Bupati Kembang menyampaikan permohonan maaf atas berkurangnya jumlah penerima beasiswa pada tahun ini. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari kebijakan pengurangan dana transfer pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan fiskal daerah.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa asal Jembrana. Situasi ini terjadi karena adanya penurunan dana transfer dari pusat yang berdampak langsung pada kemampuan anggaran daerah, termasuk kuota penerimaan untuk beasiswa prestasi,” ujar Bupati Kembang.

Baca Juga:  Libatkan 38 UMKM, Bupati Nengah Tamba Buka Pasar Ramadhan

Ia menjelaskan, pada 2025 Pemkab Jembrana mengalokasikan anggaran beasiswa sebesar Rp7,2 miliar yang menjangkau 1.814 mahasiswa pada semester ganjil dan 1.599 mahasiswa pada semester genap.

Nilai bantuan juga ditingkatkan, yakni dari Rp3 juta menjadi Rp4,5 juta bagi mahasiswa berprestasi yang kuliah di luar Jembrana. Selain itu, pemerintah mulai memberikan beasiswa Rp1,5 juta bagi mahasiswa yang kuliah di dalam daerah serta bantuan pendidikan Rp4,5 juta bagi mahasiswa kurang mampu.

Namun pada tahun 2026, anggaran beasiswa turun menjadi Rp3,43 miliar sebagai dampak efisiensi anggaran, termasuk ditiadakannya Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan dari pemerintah pusat.

“Mengacu dari trend turunnya dana transfer pusat kedaerah, bahkan DAK (Dana Alokasi Khusus) Pendidikan juga di nol-kan sehingga mengharuskan efesiensi anggaran disegala lini. Untuk itu, pada tahun 2026, kita menganggarkan beasiswa menjadi Rp. 3,43 Miliar, juga akan berdampak pada penurunan kuota penerimaan,” ungkap Bupati Kembang.

Baca Juga:  Lakalantas, Pengendara Motor Tewas di Tabanan

Meski demikian, Bupati Kembang memastikan pemerintah daerah akan berupaya menambah anggaran pada penyaluran beasiswa tahap kedua untuk semester genap agar lebih banyak mahasiswa dapat memperoleh bantuan.

“Adik-adik tidak usah khwatir, tetap belajar dengan baik, kita terus berupaya semaksimalnya, untuk menambah anggaran di ditahap kedua pemberian beasiswa, sehingga yang tidak memperoleh, akan mendapatkan ditahap kedua,” ucap Kembang.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Jembrana untuk kembali meningkatkan anggaran beasiswa pada tahun mendatang melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Untuk menutup celah keterbatasan dana pusat, kami siap tancap gas menggenjot potensi PAD dari berbagai sektor unggulan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Badung Serahkan Rp 81 Miliar Bantuan untuk Masyarakat Gianyar

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan, sebanyak 988 mahasiswa mengajukan beasiswa prestasi melalui aplikasi SiBaja.

Dari jumlah tersebut, 907 orang dinyatakan memenuhi syarat, namun kuota yang tersedia hanya 327 penerima sehingga seleksi dilakukan berdasarkan sistem peringkat sesuai ketentuan Peraturan Bupati Jembrana Nomor 15 Tahun 2025.

Ia merinci, penerima beasiswa terdiri atas 25 mahasiswa Fakultas Kedokteran, 40 mahasiswa Fakultas Teknik, dan 262 mahasiswa dari fakultas nonteknik serta nonkedokteran. Selain itu, terdapat 35 penerima dari Universitas Terbuka, 35 mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi di Jembrana, serta bantuan pendidikan bagi tujuh mahasiswa kurang mampu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, jajaran Asisten Sekda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments