spot_img
spot_img
BerandaBaliPermukaan Jalan Paving Berisiko, Astra Motor Bali Edukasi Teknik Berkendara yang Tepat

Permukaan Jalan Paving Berisiko, Astra Motor Bali Edukasi Teknik Berkendara yang Tepat

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Permukaan jalan paving yang kini banyak digunakan di kawasan permukiman, destinasi wisata, hingga ruang publik memerlukan perhatian lebih dari pengendara sepeda motor.

Karakter permukaan yang tidak selalu rata, bergelombang, bahkan licin saat hujan membuat teknik berkendara di jalan paving berbeda dibandingkan jalan beraspal.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara, Astra Motor Bali selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Bali terus mengedukasi pengguna jalan melalui kampanye #Cari_Aman.

Edukasi tersebut menekankan pentingnya menyesuaikan teknik berkendara dengan kondisi jalan yang dilalui untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Dalam edukasi tersebut, Astra Motor Bali mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan saat melintasi jalan paving agar sepeda motor tetap stabil.

Baca Juga:  Honda Big Bike Bali Exhibition Sukses Jual 3 Unit di Lokasi

Pengendara juga disarankan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, memegang setang dengan rileks namun mantap, serta menghindari pengereman maupun akselerasi secara tiba-tiba, terutama ketika permukaan jalan dalam kondisi basah.

Selain itu, penggunaan kedua rem secara halus dan seimbang, memilih jalur paving yang paling rata, memastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi, serta tetap fokus dengan pandangan mengarah jauh ke depan menjadi beberapa langkah penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengatakan masih banyak pengendara yang menganggap jalan paving memiliki karakteristik yang sama dengan jalan aspal, padahal teknik berkendara yang dibutuhkan berbeda.

Baca Juga:  Astra Motor Bali Gelar Promo 'Semarak Honda' dengan DP Mulai 1 Juta dan Bunga 1,95 Persen

“Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana pengendara mampu beradaptasi dengan berbagai karakter jalan yang dilalui. Jalan paving memiliki permukaan yang berbeda sehingga membutuhkan kecepatan yang lebih terkontrol, teknik pengereman yang halus, serta kewaspadaan yang lebih tinggi. Melalui edukasi sederhana seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan kebiasaan dalam setiap perjalanan,” ujar Yosept Klaudius.

Ia menambahkan, kampanye #Cari_Aman yang terus digaungkan Astra Motor Bali bukan hanya sebatas slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai aktivitas edukasi keselamatan berkendara kepada pelajar, komunitas, instansi, perusahaan, hingga masyarakat umum.

“Ini merupakan salah satu bentuk real action safety riding Astra Motor Bali dalam mendukung terciptanya budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Kami berharap setiap pengendara semakin memahami pentingnya teknik berkendara yang benar sesuai kondisi jalan. Dengan semangat #Cari_Aman dan Selalu Satu HATI, mari bersama-sama menciptakan lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jalan,” tutup Yosept.

Baca Juga:  Gubernur Wayan Koster Didampingi Wali Kota Denpasar Tinjau Operasional Pelabuhan Sanur

Melalui edukasi keselamatan berkendara yang dilakukan secara berkelanjutan, Astra Motor Bali berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan menerapkan perilaku berkendara yang aman di berbagai kondisi jalan, risiko kecelakaan dapat ditekan sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan bermakna.(den/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments