spot_img
spot_img
BerandaBaliDenpasar Siapkan Garda Terdepan Hadapi Kebakaran, Relawan Pemadam Dibentuk di Empat Wilayah

Denpasar Siapkan Garda Terdepan Hadapi Kebakaran, Relawan Pemadam Dibentuk di Empat Wilayah

UPDATEBALI.com, DENPASARPemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) terus memperkuat upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membentuk dan memberikan pelatihan kepada Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang berasal dari perwakilan desa di empat wilayah Kota Denpasar.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Denpasar I Made Tirana mengatakan, pembentukan Redkar menjadi bagian dari strategi membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran sejak tingkat lingkungan.

Pelatihan perdana tersebut melibatkan sedikitnya 50 peserta yang merupakan perwakilan dari empat desa, yakni Desa Sumerta Kelod, Desa Dauh Puri Kauh, Desa Padangsambian Kaja, dan Desa Sidakarya.

Baca Juga:  Komisi VIII DPR RI Salurkan Bantuan untuk Bali, Gubernur Koster: Bukti Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026 itu memberikan pembekalan terkait penanganan kebakaran awal kepada para relawan.

Made Tirana menjelaskan, keberadaan relawan di tingkat desa sangat penting karena masyarakat merupakan pihak pertama yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian sebelum petugas pemadam tiba.

“Kita ingin membentuk sistem ketahanan kota yang responsif. Relawan ini adalah garda terdepan yang paling dekat dengan lingkungan warga,” ujarnya.

Menurutnya, para relawan diberikan pelatihan berupa edukasi teori, simulasi pemadaman, serta keterampilan teknis agar mampu melakukan tindakan awal saat terjadi kebakaran. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko meluasnya api sekaligus menekan potensi kerugian yang lebih besar.

Baca Juga:  Walikota Denpasar dan Wakil Menteri Jepang Bahas Kerja Sama Strategis di Sektor Teknologi dan Mitigasi Bencana

Selain pembekalan dasar, peserta juga diperkenalkan dengan inovasi alat pemadam Pompa Sisupit. Inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab tantangan kondisi wilayah Denpasar yang memiliki banyak kawasan padat penduduk dan akses gang sempit yang sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.

Pompa Sisupit merupakan alat pemadam portable dengan tingkat mobilitas tinggi sehingga dapat membantu proses suplai air secara cepat ke lokasi kebakaran yang memiliki keterbatasan akses.

Baca Juga:  BPBD Buleleng Perkuat Tim Reaksi Cepat, Respons Penanganan Bencana Ditarget Lebih Cepat

Made Tirana menambahkan, pembentukan Redkar di empat desa tersebut menjadi langkah awal dalam memperluas jaringan relawan pemadam kebakaran di seluruh wilayah Kota Denpasar.

“Dengan terbentuknya 50 relawan baru, Pemerintah Kota Denpasar berharap sinergi antara petugas profesional dan masyarakat dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Denpasar yang aman, nyaman, dan tangguh bencana,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Denpasar optimistis upaya pencegahan serta penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.(per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments