KPU Badung Edukasi 2.711 Pemilih Pemula Lewat MPLS, Portal DCS Jadi Media Belajar Demokrasi Digital

0
423
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai sarana meningkatkan literasi demokrasi bagi generasi muda.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai sarana meningkatkan literasi demokrasi bagi generasi muda. Sumber foto: KPU Badung

UPDATEBALI.com, MANGUPURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai sarana meningkatkan literasi demokrasi bagi generasi muda.

Melalui program Democracy Creative Space (DCS) Goes to MPLS, sebanyak 2.711 siswa dari 13 SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Badung mendapat pembekalan mengenai kepemiluan dan pendidikan politik.

Program yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026 tersebut dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada para calon pemilih pemula. Materi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya memahami kedaulatan rakyat, meningkatkan partisipasi politik, sekaligus membangun komitmen menolak praktik politik uang.

Berbeda dari metode sosialisasi konvensional, KPU Badung mengintegrasikan teknologi digital melalui portal dcskpubadung.id sebagai media pembelajaran yang dapat diakses secara mandiri oleh para siswa.

Baca Juga:  Empat Pebalap Astra Honda Siap Bawa Merah Putih Berjaya di IATC Qatar

Melalui platform tersebut, peserta tidak hanya memperoleh materi kepemiluan, tetapi juga dapat mengikuti pembelajaran berbasis e-learning, mengerjakan Kuis Pemilu secara interaktif, hingga memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Anggota KPU Kabupaten Badung sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Agung Rio Swandisara, mengatakan pendekatan digital dipilih agar materi kepemiluan lebih mudah diterima oleh generasi muda yang akrab dengan teknologi.

“Melalui desain program Democracy Creative Space Goes to MPLS yang dilaksanakan sepanjang 13-16 Juli kemarin, kami mengenalkan portal inovasi dcskpubadung.id. Kami ingin masuk ke ruang ekspresi remaja dengan metode digital yang dekat dengan mereka. Di portal ini, ribuan siswa bisa belajar mandiri melalui e-learning, menguji wawasan mereka lewat Kuis Pemilu, dan langsung mendapatkan e-sertifikat,” ujar Agung Rio Swandisara di Badung, Jumat 17 Juli 2026.

Baca Juga:  Bawaslu Badung Edukasi Pelajar SMAN 2 Abiansemal tentang Demokrasi dan Peran Pemilih Pemula

Ia menambahkan, penggunaan portal digital tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman mengenai proses demokrasi, tetapi juga membangun kesadaran bahwa politik merupakan sarana mewujudkan kepentingan bersama yang harus dijalankan secara jujur dan bertanggung jawab.

“Ketika para pemilih muda ini secara mandiri mau belajar, memahami esensi kedaulatan rakyat, dan berkomitmen menolak politik uang, kualitas demokrasi kita di masa depan akan terjaga. Kami berharap 2.711 siswa yang tersebar di 13 sekolah ini menjadi pionir pemilih cerdas dan agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing,” imbuhnya.

Baca Juga:  KPU Badung Resmi Lantik 10.395 KPPS sebagai Garda Terdepan untuk Menyongsong Pemilu 2024

Meski rangkaian sosialisasi secara langsung telah berakhir, KPU Kabupaten Badung mengajak sekolah dan peserta didik untuk terus memanfaatkan portal dcskpubadung.id sebagai pusat pembelajaran kepemiluan. Melalui platform tersebut, literasi demokrasi diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bekal bagi para pemilih pemula dalam menghadapi pesta demokrasi pada masa mendatang.(yud/ub)