spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Satria Paparkan Program Rp200 Miliar untuk Nusa Penida di Hadapan Gubernur...

Bupati Satria Paparkan Program Rp200 Miliar untuk Nusa Penida di Hadapan Gubernur Koster

UPDATEBALI.comDENPASAR – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam pelaksanaan berbagai program strategis daerah. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin 8 Juni 2025.

Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Bali, Wayan Koster, itu diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Bali. Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari percepatan pengelolaan sampah dan penutupan open dumping, pengendalian inflasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, pengangguran, hingga percepatan penanganan stunting.

Dalam arahannya, Gubernur Wayan Koster menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna memastikan pembangunan daerah berjalan secara berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  90 Kader BKB Tabanan Diwisuda, Bunda Rai Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pencegahan Stunting

Pada kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan di Kabupaten Klungkung. Di sektor pengelolaan sampah, Pemkab Klungkung telah menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya serta menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada 42 desa senilai Rp8,4 miliar untuk mengoptimalkan fungsi TPS3R.

Selain itu, Pemkab Klungkung juga tengah melakukan uji coba alat pirolisis berkapasitas 24 ton per hari di kawasan Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Baca Juga:  Pemkab Klungkung Bahas Ranperda Kebudayaan dan Penamaan Jalan untuk Perkuat Identitas Daerah

Upaya penanggulangan kemiskinan dilakukan melalui program inovasi “Beri Kail Bukan Ikan”, yang memberikan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu agar memiliki keterampilan dan peluang kerja yang lebih baik.

Sementara dalam penanganan stunting, pemerintah daerah memperkuat pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja putri, serta calon pengantin sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk mendukung pembangunan di Nusa Penida. Pengembangan tersebut meliputi peningkatan kualitas jalan, penyediaan air bersih, pembangunan rumah sakit, sekolah, hingga penguatan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Badung Ikuti Retreat Kepala Daerah di IPDN Jatinangor

Bupati Satria menilai rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas Pemerintah Provinsi Bali.

“Jadi melalui rakor ini saya berharap adanya dukungan dan sinergi yang kuat dari Pemerintah Provinsi Bali sehingga berbagai program prioritas pembangunan dapat berjalan dengan baik demi mewujudkan Klungkung yang Maju, Harmonis, Tentram dan Makmur (Mahottama),” ujar Bupati Satria.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan daerah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments