UPDATEBALI.com, BULELENG – Angin kencang yang melanda wilayah Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng mengakibatkan sejumlah pelinggih milik seorang warga roboh, pada Jumat 5 Juni 2026, sekitar pukul 21.00 Wita.
Peristiwa yang terjadi di Banjar Dinas Pura tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan suci dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kepala BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa menjelaskan, pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen atau kaji cepat di lokasi.
“Hasil asesmen menunjukkan angin kencang menyebabkan robohnya beberapa pelinggih, yakni Pelinggih Kemulan, Taksu, dan Surya. Kerusakan yang terjadi masuk kategori sedang,” Kata dia, Minggu 7 Juni 2026.
Dari hasil pendataan petugas, bagian yang mengalami kerusakan cukup signifikan terdapat pada pondasi Pelinggih Kemulan dengan ukuran sekitar 125 sentimeter x 1,5 meter.
Meski menyebabkan kerusakan bangunan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Asesmen di lapangan dilakukan oleh TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama Kasi Kesra Desa Kaliasem dan Kepala Dusun Banjar Dinas Pura untuk mendata tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan selanjutnya.
Suyasa juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Buleleng, khususnya angin kencang yang dapat menyebabkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi bangunan, terutama bagian atap dan konstruksi yang rentan terdampak angin kencang. Kewaspadaan sangat penting untuk meminimalkan risiko saat cuaca ekstrem terjadi,” Tandasnya.(dna/ub)





