spot_img
spot_img
BerandaBaliDenpasar Libatkan 50 Ribu Warga dalam Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Pohon...

Denpasar Libatkan 50 Ribu Warga dalam Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup

UPDATEBALI.com, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon secara serentak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Sabtu, 6 Juni 2026, melibatkan sekitar 50 ribu peserta dari berbagai unsur masyarakat dan dilaksanakan serentak di kawasan pesisir hingga seluruh desa dan kelurahan di Kota Denpasar.

Aksi lingkungan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, jajaran Forkopimda, TNI/Polri, pimpinan OPD, pramuka, komunitas lingkungan, desa adat, pelajar, hingga masyarakat umum.

Usai mengikuti kegiatan bersih-bersih dan penghijauan, Wali Kota Jaya Negara bersama jajaran mengikuti teleconference bersama Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Gerakan Indonesia Asri yang dilaksanakan secara nasional serta dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada SMPN 9 Denpasar, SMPN 14 Denpasar, dan Jatanras Polresta Denpasar yang berhasil mengumpulkan sampah dengan berat terbanyak selama aksi berlangsung. Selain itu, apresiasi berupa paket sembako diberikan kepada para petugas kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan Kota Denpasar.

Baca Juga:  Perayaan Siwaratri di Unud Diisi dengan Persembahyangan Bersama dan Dharma Wacana

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.

“Lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat merupakan warisan terbaik yang dapat kita berikan kepada generasi mendatang. Karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan kebersihan dan penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada penataan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama menghadapi berbagai persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan dampak perubahan iklim.

Ia menegaskan, pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi ekologis jangka panjang bagi kota, sementara aksi bersih-bersih mencerminkan semangat gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Denpasar.

“Ketika masyarakat bergerak bersama, sekecil apa pun langkah yang dilakukan akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan kita,” katanya.

Baca Juga:  Distan Badung Kembali Tertibkan Anjing Liar di GWK

Jaya Negara juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari sumber, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, hingga aktif mendukung program penghijauan.

“Mari kita jadikan Denpasar sebagai rumah bersama yang nyaman, asri, dan lestari. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, saya yakin kita mampu mewujudkan Denpasar yang semakin maju, berbudaya, dan berwawasan lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2026 dengan tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim.”

Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi sarana memperkuat gerakan kolektif dalam menjaga lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, kami ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Denpasar menjadi modal utama dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kawasan Pantai Sanur Mulai Ditata, Wawali Arya Wibawa Minta Sosialisasi Lebih Digencarkan

Selain aksi bersih pantai dan penanaman pohon, rangkaian kegiatan juga mencakup kampanye pemilahan sampah, program Sekolah Sungai, hingga pelatihan bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Kami ingin menanamkan budaya peduli lingkungan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari perilaku sehari-hari masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

“Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan pengingat bahwa masa depan lingkungan berada di tangan kita bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat, kami optimistis Denpasar dapat menjadi contoh kota yang berhasil membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (per/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments