spot_img
spot_img
BerandaNasionalPemprov Bali Borong Dua Penghargaan Bergengsi Kemendagri dan Bawa Pulang Insentif Fiskal...

Pemprov Bali Borong Dua Penghargaan Bergengsi Kemendagri dan Bawa Pulang Insentif Fiskal Rp6 Miliar

UPDATEBALI.com, YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Bali kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan peringkat pertama dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik 2026 Regional Jawa-Bali yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Marriott Hotel Yogyakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

Atas capaian tersebut, Pemprov Bali berhak menerima insentif fiskal dengan total nilai Rp6 miliar, masing-masing Rp3 miliar untuk setiap penghargaan peringkat pertama yang diraih.

Apresiasi Pemerintah Daerah 2026 Regional Jawa-Bali merupakan bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pembangunan serta menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut bertujuan mendorong semangat kompetisi yang sehat antar pemerintah daerah sekaligus memberikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan.

Baca Juga:  Rembuk Stunting 2025, Walikota Jaya Negara Targetkan Angka Stunting di Bawah 1%

“Acara ini bertujuan untuk memberikan reward atau penghargaan kepada rekan-rekan atas kinerjanya sehingga timbul iklim kompetisi dan semangat bersaing yang sehat,” ujar Tito Karnavian.

Menurutnya, penghargaan ini juga menjadi sarana untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa banyak kepala daerah yang mampu menghadirkan prestasi dan kinerja positif di tengah berbagai tantangan pemerintahan.

“Ini perlu diangkat bahwa banyak juga pemimpin-pemimpin yang bagus sehingga ada kepercayaan dari publik kepada para kepala daerah,” jelasnya.

Dalam ajang tersebut, Pemprov Bali berhasil meraih peringkat pertama pada dua kategori sekaligus, yakni Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi serta Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace : Kebijakan Soal Mendaki Gunung Masih dalam Kajian

Penghargaan itu diterima langsung Gubernur Bali, Wayan Koster. Untuk kategori Pengendalian Inflasi, penghargaan diserahkan oleh Titiek Soeharto, sedangkan penghargaan Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting diserahkan oleh Maruarar Sirait.

Tito Karnavian menjelaskan, sistem penilaian tahun ini dibagi ke dalam enam regional sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih berimbang antar daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda-beda.

“Untuk Bali tidak kita gabungkan dengan regional NTB, NTT karena kalau masuk regional itu pasti akan menang lagi. Bali masuk regional Jawa-Bali pun menang lagi,” kelakar Tito Karnavian saat menyampaikan sambutan.

Dominasi Bali tidak hanya terlihat pada tingkat provinsi. Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, sejumlah kabupaten dan kota di Bali juga berhasil menduduki posisi terbaik. Kabupaten Badung meraih peringkat pertama tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Gianyar di posisi kedua dan Kabupaten Tabanan di posisi ketiga. Sementara itu, Kota Denpasar berhasil meraih peringkat pertama tingkat kota.

Baca Juga:  Sekda Dewa Indra Buka Rakorda Penanggulangan Bencana Provinsi Bali Tahun 2024

Prestasi daerah di Bali juga bertambah melalui raihan Kabupaten Gianyar yang memperoleh peringkat ketiga pada Kategori Creative Financing Tingkat Kabupaten. Di sisi lain, Kota Denpasar meraih peringkat ketiga dalam Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Tingkat Kota.

Capaian tersebut semakin mengukuhkan posisi Bali sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia, khususnya dalam pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, penanganan stunting, inovasi pembiayaan daerah, dan upaya menekan angka pengangguran.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments