UPDATEBALI.com, JAKARTA – Pebalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa mengawali kiprahnya di ajang Moto3 Junior World Championship 2026 dengan hasil membanggakan.
Tampil bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu 24 Mei 2026, rider binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu sukses merebut podium ketiga pada balapan pertama dan menambah poin penting lewat finis keenam pada balapan kedua.
Hasil tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi pebalap asal Sleman, Yogyakarta itu. Pada seri perdananya di kejuaraan dunia level junior tersebut, Ramadhipa langsung mampu bersaing dengan para pebalap terbaik dan menempatkan dirinya di jajaran papan atas klasemen sementara.
Berbekal posisi start ketiga hasil sesi kualifikasi, Ramadhipa tampil agresif sejak lampu start padam pada race pertama. Di tengah suhu lintasan yang mendekati 40 derajat Celcius, pebalap bernomor 32 itu terus berada dalam kelompok terdepan dan beberapa kali terlibat duel perebutan posisi dengan rival-rivalnya.
Persaingan semakin sengit memasuki putaran terakhir. Ramadhipa bahkan sempat memimpin jalannya lomba sebelum akhirnya melintasi garis finis di urutan kelima dengan selisih waktu yang sangat tipis dari pemenang. Namun perubahan hasil terjadi setelah salah satu pebalap menerima penalti, sehingga wakil Indonesia tersebut berhak naik ke posisi ketiga dan meraih podium pertamanya di Moto3 Junior World Championship.
Performa kompetitif kembali diperlihatkan pada race kedua. Meski harus menghadapi kondisi lintasan yang lebih panas dengan temperatur mendekati 50 derajat Celcius, Ramadhipa tetap mampu menjaga kecepatan dan konsistensinya. Setelah terlibat pertarungan ketat di grup depan, ia menyelesaikan balapan di posisi keenam dengan gap kurang dari tiga persepuluh detik dari pemenang.
Koleksi podium ketiga dan finis keenam mengantarkan Ramadhipa mengumpulkan 26 poin serta menempati posisi kedua klasemen sementara. Catatan tersebut sekaligus menorehkan sejarah sebagai debut terbaik pebalap Indonesia di kejuaraan yang sebelumnya dikenal dengan nama JuniorGP atau CEV Moto3.
”Kami menutup akhir pekan pertama MotoJunior ini dengan hasil positif. Meski sempat kesulitan di awal, tetapi kami mampu berkembang langkah demi langkah di setiap sesi. Untungnya kami berhasil mendapatkan hasil kualifikasi yang sangat baik sehingga lebih mudah menjalani balapan dari barisan depan,” ujar Ramadhipa.
Kepercayaan diri pebalap berusia 16 tahun itu semakin meningkat setelah mampu bersaing dalam perebutan posisi terdepan sepanjang akhir pekan balap.
”Pada Race 1 saya mencoba menjaga ban semaksimal mungkin karena ini adalah balapan Moto3 pertama. Saya membuat sedikit kesalahan di lap terakhir, tetapi akhirnya beruntung bisa meraih podium. Pada Race 2 saya kembali bertarung untuk kemenangan, jadi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini. Saya yakin kami bergerak ke arah yang tepat dan akan kembali lebih kuat di Estoril,” lanjutnya.
Pencapaian Ramadhipa juga mendapat apresiasi dari PT Astra Honda Motor. General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai hasil tersebut merupakan buah dari program pembinaan balap berjenjang yang selama ini dijalankan perusahaan bagi talenta muda Tanah Air.
”Hasil yang bagus bagi Ramadhipa pada debutnya di Moto3 Junior World Championship. Hasil ini menunjukkan bahwa proses pembinaan balap berjenjang yang dijalankan Astra Honda mampu mengantarkan pebalap muda Indonesia bersaing di level internasional. Semoga penampilannya semakin melesat di putaran berikutnya dan menjadi inspirasi bagi anak Indonesia,” ujar Andy Wijaya.
Setelah membuka musim dengan hasil menjanjikan di Barcelona, Ramadhipa akan kembali memburu prestasi pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, pada 12–14 Juni mendatang.(den/ub)





