UPDATEBALI.com, TABANAN – Rangkaian peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung meriah dengan digelarnya Lomba Masak Mustika Rasa Bung Karno, Lomba Karaoke Lansia, dan Lomba Busana ASN Nuansa Tridatu di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Rabu 24 Juni 2026.
Kegiatan ini semakin semarak dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, yang berperan sebagai juri kehormatan sekaligus tampil menghibur para peserta.
Antusiasme peserta dan penonton terlihat sejak awal kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, mewakili Bupati Tabanan. Turut hadir Ketua GOW Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga, jajaran Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, perbankan, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, para camat, dewan juri, serta peserta dari berbagai kategori lomba.
Dalam sambutannya, Sekda I Gede Susila menyampaikan bahwa Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Melalui lomba masak Mustika Rasa Bung Karno, kita diajak untuk mencintai dan memanfaatkan pangan lokal sebagai wujud kemandirian bangsa. Melalui lomba karaoke, kita menumbuhkan rasa kebersamaan, kreativitas serta semangat persatuan melalui seni dan budaya. Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar menjadikan perlombaan ini sebagai sarana mempererat persaudaraan, mengembangkan kreativitas, dan menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa, budaya, serta produk-produk lokal Indonesia,” ujar Susila.
Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian adalah final Lomba Karaoke Lansia yang diikuti lima finalis terbaik hasil seleksi video dari 19 posyandu di Kabupaten Tabanan. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai dipercaya sebagai Dewan Juri Kehormatan yang memberikan penilaian sekaligus menentukan juara favorit.
Setelah melalui proses penilaian, Posyandu Banjar Penatahan, Desa Penatahan, wilayah kerja Puskesmas Penebel II berhasil meraih Juara I sekaligus Juara Favorit. Posisi Juara II diraih Posyandu Banjar Tengah, Desa Kerambitan, sedangkan Juara III diraih Posyandu Banjar Lebah Belodan, Desa Dajan Peken.
Bunda Rai juga memberikan apresiasi kepada para peserta lansia yang tampil percaya diri membawakan lagu pilihan mereka. Menurutnya, musik menjadi media yang mampu menyatukan berbagai generasi sekaligus menjaga semangat berkarya tanpa mengenal batas usia.
Suasana semakin hidup ketika Bunda Rai turut menyumbangkan dua lagu, yakni lagu daerah Bali “Kanti Umur Ngantiang” dan lagu nasional “Aku Makin Cinta”, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Usai penampilan tersebut, Bunda Rai meninjau Lomba Masak Mustika Rasa Bung Karno untuk melihat langsung beragam inovasi olahan pangan lokal yang dihadirkan para peserta. Aneka menu tradisional dengan penyajian kreatif menjadi bukti bahwa kuliner lokal terus berkembang tanpa meninggalkan cita rasa khas Tabanan.
Bunda Rai menilai seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kreativitas masyarakat sekaligus melestarikan seni, budaya, dan kearifan lokal yang diwariskan Bung Karno.
“Saya sangat mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini. Ajang seperti ini menjadi sarana yang baik untuk mengembangkan kreativitas, menyalurkan hobi, serta melestarikan seni dan budaya. Khususnya pada lomba karaoke, kita bisa melihat bagaimana seni musik mampu menjadi wadah ekspresi yang positif sekaligus mempererat kebersamaan,” tegas Bunda Rai.(den/ub)





