spot_img
spot_img
BerandaBaliSinga Kren Fest Buleleng Ramai Pengunjung, Perputaran UMKM Tembus Rp375 Juta

Singa Kren Fest Buleleng Ramai Pengunjung, Perputaran UMKM Tembus Rp375 Juta

UPDATEBALI.comBULELENG – Festival kecamatan yang kembali digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya terlihat pada pelaksanaan “Singa Kren Fest” di kawasan Pelabuhan Buleleng yang sukses menarik ribuan pengunjung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal.

Festival yang berlangsung selama tiga hari tersebut resmi ditutup oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna. Selama pelaksanaan kegiatan, total omzet pelaku UMKM tercatat mencapai Rp375 juta.

Sebanyak 41 pelaku usaha turut ambil bagian dalam festival tersebut, terdiri dari 33 UMKM kuliner dan 8 UMKM kriya. Ramainya masyarakat yang memadati area festival setiap hari menjadi bukti tingginya antusiasme terhadap kegiatan seni dan budaya yang kembali dihidupkan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Empat Ranperda Disahkan, Bupati Sanjaya Dorong Ekonomi Kerakyatan

Wabup Gede Supriatna mengatakan Singa Kren Fest tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal dan sarana mempererat kebersamaan masyarakat.

“Selama beberapa hari pelaksanaan festival ini, kita telah menyaksikan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah. Singa Kren Festival telah menjadi ruang ekspresi budaya, hiburan masyarakat, sekaligus wadah yang mempererat persaudaraan dan kolaborasi antar elemen masyarakat,” ungkapnya pada Senin, 11 Mei 2026.

Menurutnya, berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan selama festival mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat, mulai dari kesenian tradisional hingga pertunjukan modern.

Baca Juga:  HUT Koperasi ke-79, Wali Kota Jaya Negara Dorong Koperasi Denpasar Naik Kelas Lewat Digitalisasi

“Hari ini merupakan hari terakhir Pesta Kesenian Kecamatan Buleleng. Acaranya sangat meriah dan kesenian yang ditampilkan sangat variatif. Banyak kesenian daerah dan juga beberapa kesenian modern yang mampu menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, festival tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang mendapat kesempatan mempromosikan produk mereka.

“Kuliner yang disajikan juga sangat beraneka ragam dan ini mendorong pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperkenalkan produknya sekaligus berjualan di kawasan Pelabuhan Buleleng sebagai lokasi Singa Kren Festival,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Buleleng sekaligus Ketua Panitia, Putu Gopi Suparnaca mengatakan masyarakat berharap festival kecamatan seperti Singa Kren Fest dapat digelar secara rutin setiap tahun karena dinilai memberi manfaat bagi sektor budaya maupun ekonomi lokal.

Baca Juga:  Polda Bali Sukses Amankan Event GFNY Bali 2022

Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjut Wabup Gede Supriatna, berkomitmen terus mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya daerah.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan inovasi dan kreativitas yang semakin baik dari tahun ke tahun. Pemerintah Kabupaten Buleleng tentu akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pelestarian seni, budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan,” tandasnya.(adv/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments