spot_img
spot_img
BerandaBaliPutri Koster Tekankan Pendidikan Karakter Jadi Kunci Penanganan Sampah Berkelanjutan di Bali

Putri Koster Tekankan Pendidikan Karakter Jadi Kunci Penanganan Sampah Berkelanjutan di Bali

UPDATEBALI.com, BULELENG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran kolektif masyarakat sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan di Bali.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan RISE Talks Singaraja yang digelar di Aula Yayasan Dana Punia, Buleleng, Sabtu, 9 Mei 2026.

Dalam paparannya, Putri Koster menyebut persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan sistem pengelolaan, namun juga menyangkut pola pikir serta kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan mulai dari sumbernya.

“Sampah akan menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada kesadaran bersama dan kebiasaan memilah sampah sesuai jenisnya,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik dari rumah tangga masing-masing. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kualitas lingkungan di Bali.

Baca Juga:  Kemenparekraf Apresiasi Penerbangan Perdana Jetstar Australia ke Bali

Putri Koster juga menjelaskan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber di desa, kelurahan, dan desa adat telah diatur melalui Instruksi Gubernur Bali Nomor 8324 Tahun 2021. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah desa didorong menyiapkan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, memanfaatkan lahan pemerintah daerah untuk pengolahan sampah, serta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Ia memaparkan pola pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan menjadi dua kategori utama, yakni sampah organik dan anorganik. Sampah organik basah dimasukkan ke tong komposter, sementara sampah organik kering ditempatkan di teba modern. Untuk sampah anorganik 3R dibawa ke TPS3R, sedangkan sampah residu diangkut menuju TPST.

Baca Juga:  Komunitas Eco Enzyme Buleleng Rayakan HUT ke-6, Bupati Sutjidra Dukung Langkah Nyata Pelestarian Lingkungan

Menurutnya, pengelolaan sampah sejak dari sumber akan jauh lebih efektif dibandingkan sampah yang tercampur karena proses pengolahannya menjadi lebih mudah dan efisien.

“Selama kita sadar bahwa lingkungan yang kotor akan berdampak negatif terhadap ekosistem alam, manusia, dan kebudayaan Bali, maka secara otomatis kita akan membiasakan diri melakukan pemilahan sampah sejak awal,” imbuhnya.

Selain itu, Putri Koster turut menyoroti bahaya penggunaan plastik sekali pakai. Ia menilai sosialisasi terkait pembatasan sampah plastik sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 perlu terus diperkuat mengingat plastik sangat sulit terurai dan berpotensi merusak lingkungan.

Ia juga mengingatkan kebiasaan membakar sampah plastik dapat memicu polusi racun dioksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia, khususnya anak-anak.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Bali Ucapkan Selamat HUT RI ke-79 dan Hari Jadi ke-66 Pemprov Bali

Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMKN 1 Kubutambahan, I Gede Sukanaya menekankan pentingnya pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Menurutnya, anak-anak akan lebih mudah membangun disiplin apabila tumbuh di lingkungan yang juga menerapkan kedisiplinan.

Sementara itu, akademisi Undiksha, I Made Yudana menyampaikan dukungannya terhadap program pengelolaan sampah berbasis sumber yang dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Namun ia mengingatkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada kesadaran masyarakat.

“Jangan sampai alam marah terlebih dahulu baru kita memulai. Jika kita bersatu dan kompak, maka penanganan sampah diyakini akan terwujud,” ujarnya.

Melalui RISE Talks Singaraja, diharapkan lahir integrasi antara pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan guna mencetak generasi muda Bali yang mampu bersaing sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya daerah. (yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments