Bupati Badung Terima Bantuan CSR, Perkuat Pengelolaan Sampah dari Tingkat Rumah Tangga

0
101
Bupati Wayan Adi Arnawa menerima bantuan tong komposter dan mesin pencacah sampah organik dari program TJSP/CSR Kabupaten Badung di lobi Kantor Bupati Badung, Puspem Badung, Rabu (6/5).
Bupati Wayan Adi Arnawa menerima bantuan tong komposter dan mesin pencacah sampah organik dari program TJSP/CSR Kabupaten Badung di lobi Kantor Bupati Badung, Puspem Badung, Rabu (6/5). Sumber foto : Humas Badung

UPDATEBALI.comBADUNGBupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menerima bantuan tong komposter dan mesin pencacah sampah organik dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP/CSR) di lobi Kantor Bupati Badung, Rabu, 6 Mei 2026.

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber di wilayah Badung.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat perangkat daerah, di antaranya Kadis LHK Made Rai Warastuthi, Kadis PMPTSP I Made Surya Dharma, Kadis Pariwisata AA. Putri Mas Agung, serta perwakilan pelaku usaha dan Forum TJSP Badung.

Baca Juga:  Diskominfos Denpasar Gandeng Industri Teknologi untuk Tingkatkan Akses Informasi Publik

Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kontribusi pelaku usaha dalam mendukung program penanganan sampah di Badung.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Badung menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi pelaku usaha dalam mendukung dan membantu kami upaya dalam penanganan masalah sampah di Badung. Bantuan ini nanti akan disalurkan kepada masyarakat oleh Dinas LHK,” ujarnya.

Ia menegaskan, persoalan sampah telah menjadi isu global yang berdampak langsung terhadap keberlanjutan sektor pariwisata di Badung. Oleh karena itu, diperlukan perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah, dimulai dari tingkat rumah tangga hingga pelaku usaha.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Lantik Direksi Perumda MGS, Tegaskan Peran Strategis untuk Petani

“Sekarang kita harus merubah paradigma, memilah sampah harus menjadi budaya, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha,” tegasnya.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 159 unit tong komposter dan satu unit mesin pencacah sampah organik. Sarana tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam mengolah sampah organik serta mengurangi volume sampah yang dibawa ke TPA Suwung.

Selain itu, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga dinilai memiliki nilai tambah ekonomis, khususnya untuk kebutuhan pertanian, perkebunan, dan pertamanan.

Baca Juga:  Pertamina Goes to Campus 2025 Resmi Dimulai, Siapkan Generasi Muda Hadapi Tantangan Energi Masa Depan

Program CSR ini melibatkan berbagai pelaku usaha, di antaranya Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), Bosshe VVIP Club, Karma Resort, Furama Hotel, Aura Bali, PT Anugrah Sukses Makmur Sejahtera, serta PT Duta Padmana Lestari. Sementara bantuan mesin pencacah disumbangkan oleh Wings Group melalui PT Anugrah Agung Alami.

Dengan dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung berharap pengelolaan sampah berbasis sumber dapat semakin optimal dan berkontribusi terhadap terwujudnya Bali yang lebih bersih dan berkelanjutan.(den/ub)