UPDATEBALI.com, BADUNG — Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri puncak perayaan HUT ke-22 Baladika Bali yang digelar di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa, 5 Mei 2026.
Perayaan bertema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan” tersebut dihadiri ribuan anggota Baladika Bali bersama Laskar Bali dari seluruh Bali.
Kegiatan tidak hanya bersifat seremoni. Dalam momentum ini, Baladika Bali menyalurkan 2.200 unit tong dan bag komposter kepada kepala keluarga di Kelurahan Sading sebagai upaya konkret mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.
Wabup Badung, Bagus Alit Sucipta, menegaskan bahwa peringatan hari ulang tahun harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Ini bentuk komitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui pembagian komposter ini untuk mendorong percepatan penanganan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kuatnya kolaborasi antara Baladika Bali dan Laskar Bali dalam berbagai aksi sosial, seperti kegiatan bersih lingkungan, penanaman pohon, hingga bantuan kemanusiaan.
Selain pembagian komposter, rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyaluran bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, program bedah rumah untuk warga kurang mampu, serta kegiatan donor darah yang berhasil menghimpun lebih dari 300 kantong darah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menyebut peringatan HUT ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan daerah.
“Yang dikenang oleh masyarakat adalah tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Karena itu, kegiatan seperti pengelolaan sampah, donor darah, hingga bedah rumah harus terus diperkuat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan antarorganisasi dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk isu sampah yang menjadi perhatian serius di Bali.
“Kalau kita bersatu, setengah perjuangan sudah berhasil. Tapi kalau tidak, setengah perjuangan sudah gagal,” tandasnya.(den/ub)





