spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungPutri Koster Ajak Perempuan Bali Jadi Penggerak Utama Pengelolaan Sampah dari Rumah

Putri Koster Ajak Perempuan Bali Jadi Penggerak Utama Pengelolaan Sampah dari Rumah

UPDATEBALI.com, BADUNG — Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Koster mengajak perempuan Bali meneladani semangat Raden Ajeng Kartini untuk memperbaiki tata kelola sampah berbasis sumber.

Ajakan tersebut disampaikan dalam talkshow bertema “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peran Kartini Masa Kini” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa, 21 April 2026.

Dalam kesempatan itu, Putri Koster mengapresiasi inisiatif TP PKK Badung yang menggelar kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Ia menilai momentum ini penting untuk membangkitkan semangat perempuan dalam berkontribusi terhadap berbagai persoalan, termasuk lingkungan.

Baca Juga:  Ketua Dekranasda Provinsi Bali Resmi Buka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 2 Tahun 2023 

Menurutnya, semangat Kartini yang memperjuangkan kesetaraan dan pendidikan bagi perempuan relevan dengan tantangan masa kini. Perempuan dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya dalam keluarga tetapi juga dalam membentuk pola pikir masyarakat, termasuk dalam pengelolaan sampah.

Ia menyoroti pola lama penanganan sampah yang masih bertumpu pada sistem kumpul, angkut, dan buang, yang berujung pada penumpukan di TPA dan memicu pencemaran lingkungan. Kondisi tersebut, jika tidak diubah, berpotensi memperburuk situasi lingkungan di masa depan.

Putri Koster menegaskan bahwa perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki peran kunci dalam mengubah kebiasaan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga, dimulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik.

Baca Juga:  Status Tanggap Darurat Banjir Bali Resmi Dicabut, Pemulihan Jadi Fokus Utama

“Lebih dari 60 persen sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik. Jika bisa ditangani dari sumbernya, maka beban TPA akan berkurang signifikan,” ujarnya.

Ia juga memaparkan bahwa produksi sampah harian di Bali mencapai sekitar 3.436 ton, dengan kontribusi terbesar berasal dari Denpasar dan Badung. Oleh karena itu, penanganan berbasis sumber dinilai menjadi solusi penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Talkshow berlangsung interaktif dengan melibatkan pelajar yang memaparkan praktik pengelolaan sampah di sekolah.

Baca Juga:  Aksi Sosial “Berbakti dan Berbagiâ€?, Menyambut Hari Kartini

Putri Koster memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif berpartisipasi dan menunjukkan pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dini.

Kegiatan ini turut menghadirkan Ketua TP PKK Badung Rasniathi Adi Arnawa dan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup setempat yang memaparkan berbagai langkah penguatan pengelolaan sampah di daerah.

Usai kegiatan, Putri Koster bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Badung meninjau pameran yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini 2026.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran perempuan semakin kuat dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih baik, bersih, dan berkelanjutan.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments