spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungAPEX 2026 di Kuta, Gubernur Koster Soroti Urgensi Energi Bersih untuk Bali

APEX 2026 di Kuta, Gubernur Koster Soroti Urgensi Energi Bersih untuk Bali

UPDATEBALI.comBADUNG – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya kepastian pasokan energi bagi keberlanjutan Bali sebagai destinasi wisata dunia. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Simposium Asia-Pacific Offshore Exploration (APEX) 2026 yang digelar di Hotel Padma Kuta, Rabu 15 April 2026.

Dalam forum internasional yang diikuti ratusan peserta dari berbagai negara itu, Koster menilai APEX menjadi ruang strategis mempertemukan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku industri energi global, akademisi hingga lembaga riset. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor ini penting untuk menjawab tantangan energi ke depan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Dorong Penguatan Pendidikan Integritas Sejak Dini, Bali Jadi Contoh Nasional Gerakan Antikorupsi

Ia menjelaskan, forum tersebut tidak hanya membahas perkembangan teknologi eksplorasi lepas pantai, tetapi juga menyoroti potensi energi baru terbarukan, peluang investasi, hingga isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Koster menambahkan, arah pembahasan dalam simposium sejalan dengan visi pembangunan Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam Bali Era Baru, yang salah satunya menekankan kemandirian energi.

Upaya tersebut, lanjutnya, telah dituangkan dalam berbagai kebijakan daerah, termasuk regulasi energi bersih yang mendorong pemanfaatan sumber energi ramah lingkungan. Ia menilai, potensi energi laut seperti gelombang dan arus dapat dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan energi di masa depan.

Baca Juga:  Bali United Lakukan Evaluasi Jelang Hadapi Madura United

“Pengembangan energi harus mengedepankan efisiensi dan berbasis energi terbarukan, termasuk memanfaatkan potensi kelautan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Koster menyatakan kesiapan Bali untuk berkolaborasi dalam pengembangan eksplorasi lepas pantai. Ia meyakini sektor ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang investasi dan lapangan kerja.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong ketahanan energi sekaligus mendukung pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak HUT ST Armada ke-57

Sementara itu, Presiden Society of Exploration Geophysicists, Joseph M. Reilly, menyambut positif pelaksanaan APEX di Bali. Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan eksplorasi lepas pantai, didukung luasnya cekungan sedimen yang potensial.

Menurutnya, kemajuan teknologi seperti pencitraan seismik, pemodelan geologi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan akan semakin memperkuat prospek eksplorasi di Indonesia.

Forum ini juga menghadirkan sejumlah pembicara kunci, di antaranya Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta perwakilan industri energi global.(yud/ub)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments