UPDATEBALI.com, BULELENG – Pemerintah Kabupaten Buleleng menjadikan peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengajak seluruh gerakan koperasi untuk melakukan transformasi agar mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi yang profesional, modern, dan semakin relevan dengan perkembangan zaman.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Hari Koperasi ke-79 yang dirangkaikan dengan pasar rakyat, donor darah, dan sejumlah kegiatan sosial di Lapangan Ngurah Rai, Singaraja, Jumat 17 Juli 2026.
Menurut Wabup Supriatna, pelaksanaan berbagai kegiatan yang melibatkan insan koperasi, pelaku UMKM, BUMN, BUMD, hingga berbagai pemangku kepentingan menjadi wujud kolaborasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.
Dengan mengusung tema “Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera”, ia menilai koperasi harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan usaha dan tidak lagi bertumpu pada pola pengelolaan konvensional. Koperasi dituntut memiliki tata kelola yang sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
“Koperasi merupakan badan usaha sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Karena itu, koperasi harus menjadi wadah perjuangan bersama dalam mengatasi persoalan ekonomi, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi. Saat ini terdapat 573 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendukung berbagai kebijakan yang mendorong koperasi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Wabup Supriatna juga mengajak seluruh pengurus koperasi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki tata kelola organisasi, menjalankan usaha secara profesional, serta membangun kepercayaan anggota sebagai fondasi utama kemajuan koperasi.
Tak hanya itu, ia mendorong seluruh perangkat daerah, dunia usaha, lembaga perbankan, perguruan tinggi, dan berbagai pihak lainnya agar terus memperkuat sinergi dalam pembinaan koperasi sehingga mampu berkembang lebih mandiri, kompetitif, dan menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat.
“Kita harus meninggalkan stigma lama bahwa koperasi berjalan lambat. Jadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing sehingga benar-benar menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wabup Supriatna mengajak seluruh insan koperasi menjadikan Hari Koperasi sebagai penyemangat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun perekonomian nasional.
“Selamat Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. Semangat gotong royong harus terus menjadi kekuatan untuk membangun koperasi Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (adv/ub)





